APBN dan Swasembada Jadi Sorotan, Prabowo Tuntut Kementerian Fokus pada Sektor Prioritas

APBN dan Swasembada Jadi Sorotan, Prabowo Tuntut Kementerian Fokus pada Sektor Prioritas - APBN - Gambar 342
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna ke-8 pemerintahan Kabinet Merah Putih yang digelar di Ruang Sidang Kabinet, Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (06/08/2025). (dok. setneg.go.id).

Manyala.co – Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, 6 Agustus 2025, berlangsung dengan sejumlah dinamika menarik. Salah satu momen yang mencuri perhatian adalah ketika Presiden Prabowo Subianto secara halus meminta para awak media untuk meninggalkan ruangan sebelum dimulainya sesi pemaparan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 oleh Menteri Keuangan.

Awalnya, sesi pembukaan sidang berlangsung terbuka bagi media. Prabowo menyampaikan arahan awal terkait fokus kerja kabinetnya dan memberikan sinyal penting mengenai prioritas pemerintah. Namun, ketika Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hendak memulai pemaparan teknis mengenai rancangan APBN tahun depan, ia mengingatkan Prabowo bahwa masih ada wartawan di ruangan.

Sri Mulyani, dalam nada sopan, bertanya kepada Presiden, “Kami ingin menyampaikan Rancangan APBN 2026. Namun karena ini adalah persiapan nota keuangan, Bapak, apakah pers masih ada di sini?” Ia juga mengingatkan bahwa nota keuangan akan disampaikan secara resmi pada 15 Agustus 2025 di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat.

Mendengar hal itu, Prabowo langsung merespons dengan gaya khasnya yang santai namun tegas. Ia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para jurnalis yang hadir dan dengan nada bercanda mempersilakan mereka menikmati makanan dan minuman yang telah disediakan. “Baik, terima kasih sahabat-sahabat pers. Sudah disiapkan makanan minuman yang baik. Ngusirnya secara halus. Nggak mengusir,” ujar Presiden disambut tawa di dalam ruangan.

Setelah kehadiran media berakhir, agenda sidang dilanjutkan dengan laporan dari sejumlah menteri. Prabowo menekankan pentingnya koordinasi antar kementerian untuk fokus pada sektor prioritas seperti ketahanan pangan, energi, pengentasan kemiskinan dan kelaparan, serta pembangunan sumber daya manusia termasuk bidang kesehatan dan perumahan.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya, merinci sejumlah nama menteri yang akan melakukan pemaparan, antara lain Menteri Investasi, Menteri Pertanian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepala Badan Gizi Nasional, Menteri Sosial, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung soal ancaman ekonomi yang dihadapi negara. Ia menyatakan bahwa ada aktor-aktor ekonomi tertentu yang diduga ingin meraup keuntungan pribadi sebesar-besarnya, bahkan dengan risiko membuat rakyat miskin. Ia menyesalkan tindakan mereka yang, menurutnya, tidak selaras dengan semangat gotong royong yang selama ini dijunjung pemerintah. “Kita beri kesempatan, tapi mereka ambil untuk dirinya sendiri,” ucapnya.

Lebih jauh, Prabowo menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan kunci utama kekuatan bangsa. Ia menyatakan bahwa bangsa yang tak mampu mencukupi kebutuhan pangannya sendiri tidak bisa benar-benar disebut merdeka. Ia juga mengindikasikan bahwa produksi pangan Indonesia berpotensi menjadi sasaran tekanan dari kekuatan asing, yang mungkin merasa terganggu dengan langkah swasembada pangan Indonesia.

Meski mengakui adanya tantangan, Prabowo menyatakan optimisme tinggi. Ia menyebut bahwa hasil transisi pemerintahan dari Presiden Joko Widodo telah memberikan fondasi kuat untuk melanjutkan pembangunan di sektor pangan. “Kita siap, kita kuat, dan kita mampu berdikari di sektor pangan,” tegasnya.

Sidang kabinet kali ini menjadi cerminan bagaimana pemerintahan Prabowo mulai memfokuskan kerja pada penguatan fondasi negara, dari segi fiskal hingga ketahanan pangan. Gaya kepemimpinan Prabowo yang tegas namun komunikatif terlihat jelas dari interaksi ringan dengan media hingga pemilihan kata dalam menyampaikan visi strategis nasional.

Gerindra di Usia 18 Tahun Tegaskan Perjuangan Belum Usai

Dengan Rancangan APBN 2026 yang tengah dipersiapkan, publik kini menantikan bagaimana arah kebijakan fiskal pemerintahan baru ini akan dijalankan, serta seberapa besar tekad pemerintah untuk menjaga kedaulatan pangan dan menghadapi tekanan global.

Baca Juga: Prabowo Tegaskan Ekonomi Jalan Tengah dan Sikap Non-Blok Indonesia di Forum Ekonomi Rusia

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom