Belum Ada Titik Terang Kapal Ambulans Hilang di Selat Makassar

Kapal Ambulans
Petugas Basarnas Makassar yang berada di KN SAR Kamajaya sedang memantau pencarian kapal ambulans yang dinyatakan hilang kontak di Selat Makassar. (Dok. Basarnas Makassar)

Makassar, Manyala.co – Upaya pencarian kapal ambulans yang hilang kontak di perairan Selat Makassar memasuki hari kelima tanpa hasil. Tim SAR gabungan memperluas wilayah pencarian hingga ke perbatasan laut Jawa, sementara keluarga awak kapal masih menunggu kabar pasti.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan tim kini memusatkan pencarian di sisi barat perairan Makassar. Perluasan area dilakukan karena kapal diduga mengalami kerusakan mesin dan terbawa arus laut.

“Kalau kita prediksikan, kapalnya mati mesin pada waktu itu, berarti ada yang menarik ke barat. Makanya kami cari ke situ,” ujar Sultan, Jumat (17/10/2025).

Basarnas Makassar melibatkan kapal KN SAR Kamajaya dalam operasi tersebut, dibantu personel TNI AL, Polairud, dan nelayan setempat. Kapal-kapal yang melintas di jalur pelayaran utama juga telah menerima pemberitahuan untuk membantu memantau kemungkinan penampakan kapal ambulans tersebut.

“Sampai saat ini belum ada yang melihat posisi kapal, padahal di sana banyak pos-pos Polairud,” kata Sultan.

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

Selain aparat, warga setempat dan keluarga korban turut membantu pencarian dengan perahu nelayan. Namun hingga Jumat malam, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan kapal maupun awak di dalamnya.

Kapal ambulans itu dilaporkan hilang kontak sejak Senin (13/10/2025) saat berlayar dari Pulau Tinggalungan menuju Kepulauan Dawakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Kapal berangkat pagi hari dan diperkirakan tiba dalam waktu delapan jam, namun hingga malam hari tak kunjung tiba di tujuan.

Setelah laporan diterima, Basarnas langsung mengerahkan tim untuk melakukan penyisiran di sekitar koordinat terakhir kapal terdeteksi. Cuaca yang berubah-ubah dan arus kuat di Selat Makassar menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

Kapal ambulans tersebut baru saja kembali beroperasi usai menjalani perbaikan rutin. Kapal itu berfungsi sebagai alat transportasi medis antar-pulau, melayani warga di kawasan pulau-pulau terluar Sulawesi Selatan yang sulit dijangkau jalur darat.

Menurut catatan Basarnas, pencarian telah meliputi lebih dari 20 titik koordinat, termasuk pulau-pulau kecil di sekitar Pangkep. Namun hingga hari kelima operasi, belum ditemukan puing, serpihan, maupun sinyal darurat dari kapal tersebut.

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

Belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah awak kapal dan tenaga medis yang berada di dalam kapal ambulans itu. Pihak Basarnas menyatakan masih menunggu laporan lanjutan dari dinas kesehatan daerah terkait daftar penumpang dan tujuan pengiriman layanan.

Selat Makassar dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran tersibuk di Indonesia. Arus laut yang kuat dan cuaca yang tidak menentu kerap menjadi tantangan bagi kapal berukuran kecil, terutama pada musim peralihan seperti Oktober.

Operasi pencarian akan terus dilakukan selama tujuh hari sesuai prosedur standar sebelum diputuskan langkah evaluasi lanjutan. Hingga Jumat malam, belum ada tanda-tanda keberadaan kapal maupun awaknya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

02

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement