Remaja Hilang di Sungai Saddang Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian

Sungai Saddang
Setelah 4 hari hilang di Sungai Saddang, Toraja, seorang remaja asal Palopo, Ariel Arta (15), ditemukan meninggal dunia, Senin (1/7/2024). (dok. Abdoellah Nicolha).

Enrekang, Manyala.co Tim SAR gabungan menemukan seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di Sungai Saddang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, dalam keadaan meninggal dunia pada Sabtu (11/10/2025) pukul 09.30 WITA, setelah pencarian dilakukan selama tiga hari.

Korban diketahui bernama Aldi Oktavian (17), pelajar kelas X di Pesantren Muhammadiyah Boarding School (MBS) Enrekang. Ia dilaporkan hilang pada Kamis (9/10/2025) siang saat berenang bersama beberapa temannya di kawasan Jalan Swiss, Kelurahan Juppandang, yang terhubung dengan aliran Sungai Saddang.

Menurut keterangan petugas SAR, korban diduga terseret arus deras sejauh sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal sebelum akhirnya ditemukan di sekitar area tambang galian pasir Pinang, Kelurahan Leoran, Kecamatan Enrekang. Saat ditemukan, korban telah dalam kondisi tidak bernyawa.

Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Enrekang, Polres Enrekang, TNI, Brimob Parepare, dan relawan masyarakat. Setelah proses evakuasi, jenazah Aldi dibawa ke Rumah Sakit Umum Massenrempulu Enrekang untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada keluarga di rumah duka.

“Korban ditemukan beberapa ratus meter dari lokasi awal tenggelam. Saat dievakuasi, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar salah satu anggota Tim SAR di lokasi pencarian.

Wali Kota Munafri Bicara Branding Makassar: Dari Taman Bunga hingga “The Great of Makassar”

Berdasarkan keterangan saksi, sebelum tenggelam, korban dan dua temannya, Yudi dan Ferdi, berencana menyeberang dari arah Swiss menuju Kampung Sudda dengan cara berenang. Namun, kuatnya arus sungai membuat Aldi kehilangan keseimbangan dan terseret sejauh 30 meter, sementara kedua rekannya berhasil mencapai seberang dan segera meminta bantuan warga.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung melakukan pencarian awal, namun tidak membuahkan hasil hingga Tim SAR resmi diterjunkan. Dalam proses pencarian, 13 unsur SAR gabungan dikerahkan, termasuk Pos Unit Siaga SAR Parepare, KODIM Enrekang, Dinas Sosial/Tagana, Damkar Enrekang, BAZNAS, Gempa Enrekang, SAR Pinrang, dan SAR Universitas Negeri Makassar (UNM).

Proses pencarian terkendala arus deras dan kondisi medan sungai yang curam di beberapa titik. Tim menggunakan perahu karet, alat deteksi bawah air, serta melakukan penyisiran dari darat dan air.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama anak-anak dan remaja, agar lebih berhati-hati beraktivitas di sungai, khususnya pada musim hujan ketika debit air meningkat dan arus menjadi lebih kuat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya sungai. Arus Sungai Saddang dikenal deras dan berisiko tinggi di sejumlah titik,” kata seorang pejabat BPBD Enrekang.

Era Kepemimpinan Wali Kota Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

Insiden ini menambah daftar korban tenggelam di Sungai Saddang dalam beberapa tahun terakhir. Sungai yang membentang sepanjang lebih dari 150 kilometer ini mengalir melalui beberapa kecamatan di Enrekang dan sering dimanfaatkan warga untuk aktivitas sehari-hari, termasuk mandi, mencuci, dan berenang.

Tragedi ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan pihak sekolah korban. Aldi dikenal sebagai siswa yang aktif dan memiliki cita-cita tinggi. Pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa dan mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam operasi pencarian.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement