Data Smartwatch Ko-Pilot ATR 42-500 Ternyata Aktivitas Lama

Smartwatch
Kepala Basarnas M Syafi'i saat ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (Dok. KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Makassar, Manyala.co – Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI M Syafi’i menjelaskan hasil investigasi terhadap data langkah kaki yang terekam di smartwatch milik ko-pilot ATR 42-500, Farhan Gunawan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa data tersebut merekam aktivitas beberapa bulan sebelumnya, ketika korban berada di Yogyakarta, dan bukan pergerakan setelah kecelakaan di Maros, Sulawesi Selatan.

Syafi’i menambahkan bahwa pengecekan data dilakukan dengan bantuan Polda Sulawesi Selatan, dan Farhan telah dimintai keterangan sebelum kecelakaan. “Setelah dibuka, ternyata rekaman itu dari beberapa bulan lalu waktu korban masih di Jogja. Itu sudah diklirkan tadi pagi,” ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Kepala Basarnas menekankan bahwa keluarga korban telah memahami penjelasan tersebut. “Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu di-broadcast. Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga helikopter, sekarang kita modifikasi cuaca, mudah-mudahan cuaca membaik,” tambah Syafi’i.

Data smartwatch Farhan sebelumnya tampak masih menunjukkan pergerakan langkah kaki dari pagi hingga malam pada hari ketiga pencarian. Informasi ini berasal dari ponsel Farhan yang masih terhubung dengan smartwatch miliknya dan saat ini berada di tangan kekasihnya, Dian Mulyani Hasibuan. Pitri Keandedes Hasibuan, kakak Dian, menyatakan bahwa meski ponsel ditemukan di hutan, data langkah kaki terlihat terus bertambah dari waktu ke waktu.

“Intinya pergerakan langkah kakinya makin lama makin bertambah dan ini hari ketiganya di hutan. Jadi tolong kepada Bapak Prabowo atau siapapun yang bisa memberi bantuan, turunkan tim SAR lebih banyak lagi,” kata Pitri.

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

Basarnas hingga kini terus melakukan pencarian korban pesawat ATR 42-500 Indonesia Air Transport yang jatuh di wilayah Bulusaraung, Maros, Sulawesi Selatan. Tim SAR mengerahkan beberapa pesawat dan helikopter, termasuk modifikasi operasional agar pencarian dapat berjalan meski cuaca kurang mendukung.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena data digital seperti smartwatch sebelumnya menimbulkan kebingungan terkait kondisi korban setelah kecelakaan. Basarnas menegaskan bahwa interpretasi awal dari rekaman perangkat digital harus dikonfirmasi terlebih dahulu agar tidak menimbulkan informasi keliru. Hingga Selasa sore, pencarian korban masih berlangsung dan belum ada konfirmasi resmi tambahan terkait identitas penumpang yang ditemukan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom