Demo Eksekusi Tongkonan di Polda Sulsel Berakhir Ricuh

Demo
Demo Eksekusi Tongkonan di Polda Sulsel Berakhir Ricuh.

Manyala.co – Ketegangan pecah dalam aksi unjuk rasa mahasiswa asal Tana Toraja di depan Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, pada Selasa (9/12/2025). Kericuhan terjadi setelah polisi memadamkan ban yang dibakar demonstran, memicu dorong-mendorong dan aksi saling kejar antara massa dan aparat.

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Didik Supranoto, mengatakan kericuhan bermula saat petugas mencoba menggeser dan memadamkan ban yang dibakar pengunjuk rasa karena mengganggu arus lalu lintas. “Iya, unjuk rasa bakar ban dan mengganggu lalu lintas. Ban digeser anggota dan dimatikan, kemudian terjadi gesekan,” ujarnya.

Aksi tersebut diikuti sekelompok mahasiswa dari Aliansi Gempar Mahasiswa Tana Toraja. Mereka menolak proses eksekusi Tongkonan Ka’pun di wilayah Tana Toraja yang telah dilaksanakan pada 5 Desember 2025. Didik menjelaskan sebelum terjadi kericuhan, perwakilan massa telah diterima oleh Kepala SPKT Polda Sulsel, AKBP Saharuna, untuk menyampaikan aspirasi.

Setelah pertemuan itu, demonstran membakar ban sebelum membubarkan diri. Petugas dari Direktorat Sabhara kemudian memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Situasi tersebut memicu dorongan antara kedua pihak, namun pihak kepolisian menyatakan kondisi dapat dikendalikan dan massa mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 15.15 WITA.

Didik memastikan tidak ada peserta aksi yang diamankan selama kejadian. “Tidak ada yang diamankan. Perwakilan pengunjuk rasa diterima oleh Kepala SPKT AKBP Saharuna yang didampingi piket Ditkrimum dan Bidpropam Polda Sulsel Brigjen Muh Said,” katanya.

Wali Kota Munafri Bicara Branding Makassar: Dari Taman Bunga hingga “The Great of Makassar”

Rekaman video yang beredar menunjukkan asap tebal membubung dari pembakaran ban di depan gerbang masuk Polda Sulsel. Dalam video tersebut, sejumlah pengunjuk rasa tampak terlibat adu dorong dengan aparat. Sebagian demonstran berlarian ke jalan raya saat polisi mencoba memulihkan keadaan. Sementara itu, beberapa petugas terlihat memadamkan ban yang terbakar.

Kericuhan ini berlangsung empat hari setelah eksekusi Tongkonan Ka’pun di Tana Toraja pada Jumat (5/12). Eksekusi dilakukan karena sengketa kepemilikan rumah adat tersebut. Prosesnya mendapat perlawanan dari keluarga yang mengklaim tongkonan sebagai milik mereka. Kepolisian sempat mengamankan dua orang yang dianggap menghalangi pelaksanaan eksekusi.

“Kita ada amankan dua orang. Tapi melalui kebijakan Pak Kapolres sudah dikembalikan,” kata Kepala Bagian Operasi Polres Tana Toraja, AKP Yulianus.

Tongkonan merupakan rumah adat Toraja yang memiliki nilai kultural dan simbolik tinggi. Sengketa kepemilikan tongkonan kerap menimbulkan konflik internal keluarga, bahkan memicu perselisihan hukum. Eksekusi semacam ini biasanya dilakukan berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap. Namun, penolakan oleh pihak keluarga bukan hal yang jarang terjadi.

Hingga Selasa malam, belum ada laporan lanjutan terkait potensi demonstrasi susulan dari kelompok mahasiswa Toraja di Makassar. Polda Sulsel menyatakan situasi di sekitar lokasi aksi telah kembali kondusif dan arus lalu lintas normal.

Era Kepemimpinan Wali Kota Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement