Demokrat Bantah Keras Tudingan Terlibat Isu Ijazah Jokowi, Tegaskan Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo

Demokrat Bantah Keras Tudingan Terlibat Isu Ijazah Jokowi, Tegaskan Fokus Dukung Pemerintahan Prabowo - Demokrat - Gambar 444
Partai Demokrat menepis keras tuduhan yang menyebut mereka sebagai dalang di balik mencuatnya kembali isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo.

Manyala.co – Partai Demokrat menepis keras tuduhan yang menyebut mereka sebagai dalang di balik mencuatnya kembali isu dugaan ijazah palsu Presiden Joko Widodo. Melalui sejumlah pernyataan tegas, partai berlambang mercy itu menyatakan bahwa mereka justru sedang fokus mendukung pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto serta menyerap langsung aspirasi rakyat.

Deputi Bidang VII DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani, menyampaikan bahwa meskipun diterpa isu yang tak berdasar, kondisi internal partai tetap solid. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah membahas soal ijazah Jokowi, apalagi menjadikannya sebagai strategi politik.

“Partai Demokrat tetap solid. Kami tidak pernah membahas isu ijazah tersebut. Fokus kami adalah mendukung jalannya pemerintahan Prabowo ke depan dan terus berada di tengah masyarakat,” ungkap Kamhar saat dihubungi, Rabu (30/7/2025).

Kamhar menambahkan, tudingan semacam ini tidak akan mempengaruhi kerja-kerja politik Demokrat. Mereka tidak akan terpancing untuk ikut larut dalam isu yang dianggap provokatif dan tidak bermanfaat bagi publik.

“Inilah yang jadi prioritas utama kami. Tidak akan teralihkan dan tidak pula terpancing untuk merespons isu yang tak jelas, apalagi jika berpotensi menimbulkan benturan antarpihak atau memperkeruh suasana,” sambungnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, juga memberikan respons keras. Ia mengatakan bahwa tuduhan yang dialamatkan pada partainya sangat merugikan dan bernuansa fitnah. Ia bahkan membuka kemungkinan membawa persoalan ini ke jalur hukum.

“Kami sedang mempertimbangkan langkah hukum terhadap siapa pun yang sengaja mencemarkan nama baik partai kami dengan menyebarkan narasi-narasi palsu yang bersifat manipulatif,” ujar Ibas dalam siaran pers resmi yang dirilis Selasa (29/7/2025).

Lebih lanjut, Ibas juga mendorong agar Presiden Joko Widodo dan pihak-pihak terkait membuka ruang klarifikasi secara terbuka. Tujuannya, agar masyarakat tidak terjebak dalam wacana adu domba yang dikemas dalam isu-isu liar.

“Presiden Jokowi sebaiknya membuka ruang klarifikasi yang baik, agar tidak ada lagi celah bagi adu domba, fitnah, maupun pembentukan opini sesat yang dapat merusak tatanan demokrasi,” jelasnya.

Pernyataan keras Demokrat ini muncul setelah beberapa pihak di media sosial dan sejumlah pengamat mengaitkan partai tersebut dengan isu lama mengenai dugaan keabsahan ijazah kepala negara. Isu ini sempat mencuat beberapa tahun lalu dan kembali bergulir ke publik melalui sejumlah kanal daring.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Namun hingga kini, tidak ada bukti valid yang memperkuat tudingan terhadap Presiden Jokowi, dan sejumlah pengadilan sebelumnya pun telah menolak gugatan yang menyoal legalitas ijazah Jokowi. Beberapa kalangan menilai, kemunculan isu ini kembali justru ditengarai sebagai upaya untuk mengalihkan fokus masyarakat dari agenda-agenda besar kenegaraan.

Di tengah suasana politik yang dinamis menjelang masa pemerintahan baru, Demokrat memilih untuk tidak terjebak dalam pusaran konflik yang tidak produktif. Mereka menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik serta mendorong hadirnya program-program pro-rakyat melalui kerja nyata.

Dengan menegaskan posisi mereka yang berada di luar konflik serta menolak memainkan isu sensasional, Partai Demokrat menampilkan citra partai yang lebih mengedepankan substansi dan kontribusi. Langkah ini pun menjadi pesan bahwa perdebatan politik yang sehat seharusnya dibangun di atas dasar data dan solusi, bukan pada spekulasi dan insinuasi.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom