Dokter Ingatkan Dampak Mendengkur terhadap Kualitas Tidur

Dokter
Dokter Ingatkan Dampak Mendengkur terhadap Kualitas Tidur.

Manyala.co – Dokter spesialis kesehatan tidur Andreas memperingatkan bahwa kebiasaan mendengkur dapat menurunkan kualitas tidur dan berpotensi terjadi terus-menerus apabila tidak ditangani secara tepat.

Dalam pernyataannya, Andreas menekankan bahwa mendengkur bukan sekadar gangguan suara saat tidur, melainkan dapat menjadi indikator adanya masalah pada saluran pernapasan. “…mendengkur gitu kan, kualitas tidur buruk dan akan terjadi terus-menerus nih,” tandas dr Andreas.

Ia menjelaskan, dengkuran umumnya terjadi akibat penyempitan atau hambatan pada saluran napas bagian atas saat seseorang tertidur. Kondisi tersebut menyebabkan getaran jaringan lunak di tenggorokan sehingga menghasilkan suara khas. Jika berlangsung kronis, gangguan ini dapat berdampak pada kualitas istirahat malam.

Penurunan kualitas tidur dapat memicu rasa lelah di siang hari, gangguan konsentrasi, hingga penurunan produktivitas. Dalam sejumlah kasus, mendengkur juga dikaitkan dengan obstructive sleep apnea (OSA), yaitu gangguan tidur yang ditandai henti napas berulang saat tidur. Namun, dalam pernyataan yang tersedia, tidak dijelaskan apakah Andreas merujuk langsung pada kondisi medis tertentu.

Secara global, berbagai penelitian menyebutkan bahwa gangguan tidur memengaruhi jutaan orang dewasa. Beberapa studi internasional memperkirakan sekitar 20 hingga 40 persen orang dewasa mengalami kebiasaan mendengkur, dengan prevalensi lebih tinggi pada pria dan individu dengan kelebihan berat badan. Meski demikian, data spesifik mengenai prevalensi di Indonesia belum tersedia secara komprehensif dalam pernyataan tersebut.

Inovasi Layanan Publik, Dukcapil Makassar Hadirkan Sidang Pengadilan di Kantor Sendiri

Faktor risiko mendengkur meliputi obesitas, konsumsi alkohol sebelum tidur, kebiasaan merokok, hingga struktur anatomi saluran napas tertentu. Posisi tidur telentang juga disebut dapat memperburuk kondisi karena lidah dan jaringan lunak lebih mudah menutup sebagian saluran napas.

Para ahli kesehatan umumnya menyarankan evaluasi medis apabila dengkuran disertai gejala lain, seperti henti napas, terbangun dengan rasa tercekik, sakit kepala di pagi hari, atau kantuk berlebihan pada siang hari. Pemeriksaan lanjutan seperti studi tidur (polysomnography) kerap digunakan untuk menilai tingkat keparahan gangguan.

Andreas tidak merinci langkah penanganan spesifik dalam pernyataannya. Namun, secara umum, penanganan mendengkur dapat meliputi perubahan gaya hidup, seperti penurunan berat badan dan perbaikan pola tidur, hingga penggunaan alat bantu pernapasan pada kasus tertentu.

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kualitas tidur dinilai masih perlu ditingkatkan. Gangguan tidur yang dibiarkan berlarut dapat berdampak pada kesehatan jangka panjang, termasuk risiko penyakit kardiovaskular dan metabolik, berdasarkan temuan sejumlah penelitian internasional.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan tambahan terkait konteks lengkap pernyataan Andreas maupun forum penyampaiannya. Namun, peringatannya menyoroti pentingnya perhatian terhadap gejala mendengkur yang berlangsung terus-menerus sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan tidur.

Pemkot Makassar Perkuat SPMB 2026: Server Dipisah, Layanan Aduan Dibuka, Transparansi Dijaga

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

02

Kartika Sandra Desi Tinjau Bulog, Pastikan Pangan Tetap Aman

03

Muhammad Rahul Apresiasi Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba di Rokan Hilir

04

BPS: Ketimpangan Pengeluaran Indonesia Turun ke 0,363

05

HIPMI Institute Sulsel Resmi Dilantik, Usung Ekosistem Kolaboratif untuk Cetak Founder Muda Berdaya Saing Global

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

Kolom

× Advertisement
× Advertisement