Wali Kota Munafri Promosikan Potensi Investasi Makassar kepada 28 Negara Delegasi IGS 2026

Manyala – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memanfaatkan momentum Business Forum untuk mempromosikan Kota Makassar sebagai pusat investasi, perdagangan, dan logistik Indonesia Timur di hadapan perwakilan 28 negara sahabat.

Adapun negara yang berpartisipasi dalam perhelatan diplomatik tersebut diantaranya Fiji, Australia, Pakistan, Jepang, Meksiko, Brasil, Ukraina, Bosnia and Herzegovina, Cuba, Tunisia, Venezuela, Serbia, Polandia, Solomon Islands. Selanjutnya dari Peru, Nigeria, Costa Rica, Bulgaria, Lao PDR, Finlandia, Kambodia, Zimbabwe, Ethiopia, Rwanda, Belanda, Uruguay, Malaysia dan Filipina.

Forum yang digelar di Hotel Rinra Makassar, Rabu (24/6/2026), menjadi bagian dari rangkaian Indonesia Gastrodiplomacy Series (IGS) Makassar Investment Forum 2026. Diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kota Makassar sebagai tuan rumah.

Kegiatan forum bisnis ini diselenggarakan selama satu hari penuh dengan serangkaian acara utama. Meliputi presentasi mengenai potensi investasi Makassar, pameran komoditas ekspor, serta sesi business matching.

Dalam sambutannya, Munafri menegaskan bahwa Makassar memiliki posisi strategis yang menjadikannya gerbang utama menuju kawasan Indonesia Timur. Seekaligus pusat konektivitas perdagangan nasional dan internasional.

Wali Kota Munafri Bicara Branding Makassar: Dari Taman Bunga hingga “The Great of Makassar”

“Makassar adalah kota terbesar kelima di Indonesia dan menjadi pusat koneksi logistik antara Indonesia Barat dan Timur. Sejak abad ke-16, kota ini telah menjadi simpul perdagangan maritim yang menghubungkan pedagang dari Tiongkok, Arab, India, hingga Eropa,” ujar Munafri di hadapan para duta besar dan delegasi negara sahabat.

Wali kota yang akrab disapa Appi ini menjelaskan, kekuatan Makassar tidak hanya terletak pada posisi geografisnya. Tetapi juga pada fondasi ekonomi yang terus tumbuh dan tata kelola pemerintahan yang semakin ramah investasi.

Appi merincikan, keberadaan Makassar New Port sebagai pelabuhan terbesar di Indonesia Timur dan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai hub penerbangan kawasan menjadi modal penting dalam mendukung arus perdagangan dan investasi.

Selain itu, Makassar juga berada di jalur strategis Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II yang memiliki potensi besar sebagai koridor perdagangan internasional yang mampu meningkatkan efisiensi logistik global.

Di sektor ekonomi, Appi memaparkan bahwa Kota Makassar mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,61 persen pada tahun 2026 dengan tingkat inflasi yang tetap terkendali pada kisaran 2,2 hingga 2,9 persen.

Era Kepemimpinan Wali Kota Munafri: Investasi Makassar Melesat, Triwulan I Capai Rp2,7 Triliun atau 77 Persen

“Makassar adalah rumah bagi 1,5 juta penduduk yang menggerakkan ekonomi dinamis. Pertumbuhan ekonomi kami terus meningkat setiap tahun dan menunjukkan bahwa kota ini memiliki prospek investasi yang menjanjikan,” ujarnya.

Untuk mendukung kemudahan berusaha, lanjutnya, Pemkot Makassar juga terus memperkuat transformasi digital melalui pengembangan sistem pemerintahan berbasis smart city. Termasuk menciptakan Superapps Lontara yang terintegrasi dengan seluruh aplikasi layanan publik, perizinan, dan informasi investasi Pemkot Makassar.

Appi juga memaparkan capaian realisasi investasi Kota Makassar yang pada tahun 2025 mencapai Rp5,2 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1,13 triliun atau 21 persen berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA).

Saat ini, Malaysia menjadi investor asing terbesar di Makassar dengan nilai investasi mencapai Rp421 miliar, disusul Singapura sebesar Rp248 miliar, serta Hong Kong, Tiongkok, dan Jepang.

“Kami percaya masih banyak ruang bagi negara-negara sahabat untuk menjadi bagian dari pertumbuhan Makassar. Karena itu kami mengundang para investor untuk melihat langsung peluang yang kami tawarkan hari ini,” ucapnya.

Dinsos Makassar Tancap Gas Pendataan Perlinsos Digital, Target 70 Persen Sebelum 31 Agustus

Lebih jauh, dalam forum tersebut, Appi memperkenalkan sejumlah proyek strategis yang siap dikerjasamakan dengan investor, baik yang berasal dari pemerintah maupun sektor swasta.

Proyek strategis yang ditawarkan antara lain pembangunan Sport Tourism Hub, Stadion Untia, yang dirancang menjadi pusat olahraga dan kawasan ekonomi baru di Indonesia Timur. Serta pengembangan Ekowisata Pulau Lanjukang yang memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata bahari berkelas internasional.

Selain itu, peluang investasi juga terbuka pada pengembangan kawasan industri baru PT Kawasan Industri Makassar (KIMA) di wilayah Maros guna mendukung ekspansi sektor manufaktur dan logistik.

Appi turut mempromosikan berbagai komoditas ekspor unggulan Sulawesi Selatan yang telah menembus pasar global, mulai dari produk perikanan, rumput laut, kopi premium Toraja, hingga produk pertanian bernilai tinggi lainnya.

Ia menekankan, Makassar tidak hanya menawarkan infrastruktur dan peluang bisnis, tetapi juga didukung sumber daya manusia yang kompetitif melalui kolaborasi perguruan tinggi ternama yang aktif menjalin kerja sama internasional.

“Makassar adalah tempat yang populer untuk sistem pendidikan yang bereputasi baik. Kami didukung oleh kolaborasi akademis yang kuat dan universitas baik lainnya yang secara aktif terlibat dalam kerja sama internasional, penelitian, dan program pertukaran mahasiswa,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Munafri mengajak seluruh delegasi negara sahabat untuk membangun kemitraan jangka panjang bersama Kota Makassar.

“Makassar bukan sekadar kota di atas peta. Makassar adalah pasar yang terus tumbuh, kota yang ramah investasi, dan gerbang menuju pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur. Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai. Hari ini kami membuka layar untuk menyambut kemitraan dan investasi dari negara-negara sahabat,” tutupnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

Wali Kota Munafri Ikut Lari 10K dan Apresiasi Konsistensi Gelaran Makassar SMAnSA Run

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement