Makassar, Manyala,co — Aparat Polrestabes Makassar kembali menggagalkan aksi tawuran antar kelompok geng motor. Dua remaja berinisial NR (17) dan MKF (17) ditangkap saat hendak melakukan pertemuan untuk bentrokan dengan kelompok lain.
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Wahiduddin, menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Minggu (28/9) dini hari di Jalan Andi Djemma, Kecamatan Rappocini. Saat itu, tim patroli menemukan sekelompok remaja yang mencurigakan. “Pada saat anggota Polrestabes Makassar akan melakukan pemeriksaan terhadap kelompok tersebut, mereka melarikan diri sehingga terjatuh. Jadi kami berhasil mengamankan dua orang remaja,” ungkap Wahiduddin.
Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui bahwa para remaja itu berniat menuju Jalan Poros Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate. Lokasi tersebut dipilih sebagai titik pertemuan atau istilahnya “COD” untuk melakukan tawuran. “Mereka sebenarnya akan menuju ke arah Tanjung Bunga menurut hasil keterangan mereka akan melakukan COD istilahnya untuk melakukan tawuran bersama dengan kelompok (geng motor) lain,” jelas Wahid.
Selain mengamankan dua remaja tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Petugas menemukan dua busur panah yang diduga akan digunakan dalam bentrokan, serta satu unit sepeda motor. Lebih jauh, penyelidikan menunjukkan bahwa pelat nomor kendaraan para pelaku sengaja ditutupi dengan stiker agar identitas mereka sulit terdeteksi kamera pengawas. “Mereka sengaja menutupi pelat nomor sepeda motornya dengan plester untuk menyamarkan identitas. Saat ini masih didalami siapa pemilik busur tersebut,” tambah Wahid.
Kini, NR dan MKF beserta barang bukti diamankan di Mapolsek Rappocini untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Kepolisian menegaskan akan terus meningkatkan patroli, terutama pada jam-jam rawan, guna mencegah aksi tawuran geng motor yang kerap meresahkan warga Makassar.
































