Dualisme PPP Berakhir: Supratman Andi Agtas Jadi Juru Damai Seperti JK

PPP
Akhir Dualisme PPP Sepekan, Sosok Menteri Hukum Supratman Andi Atgas Jadi Juru Damai Ikuti Jejak JK, Senin (6/10/2025). (dok. KOMPAS.com/HARYANTI PUSPA SARI).

Manyala.co – Setelah hampir sepekan penuh dengan perundingan dan dinamika internal, konflik berkepanjangan di tubuh Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akhirnya resmi berakhir pada Senin (6/10/2025). Langkah penyatuan dua kubu yang berseteru itu difasilitasi langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Supratman Andi Agtas, sosok politisi asal Soppeng, Sulawesi Selatan, yang kini dijuluki “juru damai baru” di kancah politik nasional.

Perdamaian ini menjadi babak baru setelah PPP sempat mengalami dualisme antara kubu Muhammad Mardiono dan Agus Suparmanto. Berbeda dari konflik serupa yang terjadi pada 2014 silam, saat Djan Faridz dan M. Romahurmuzy berseteru hingga dua tahun lamanya rekonsiliasi kali ini tercapai hanya dalam waktu sepekan. Kala itu, penyelesaian baru terjadi lewat Muktamar Islah di Asrama Haji Pondok Gede pada 2016.

Kisah sukses Supratman dalam mendamaikan PPP mengingatkan publik pada sosok Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang juga berasal dari Sulawesi Selatan. Sama seperti JK yang pernah menengahi konflik Poso, Ambon, hingga Gerakan Aceh Merdeka, Supratman kini menjadi simbol baru perdamaian di dunia politik Indonesia.

Sebagai tanda resmi berakhirnya dualisme, Menkumham Supratman Andi Agtas menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang mengesahkan hasil Muktamar Islah PPP di Ancol, Jakarta. SK tersebut menetapkan susunan kepengurusan baru di bawah kepemimpinan H. Muhammad Mardiono sebagai Ketua Umum. Dalam struktur yang baru, Agus Suparmanto diangkat sebagai Wakil Ketua Umum, Gus Taj Yasin Maimoen sebagai Sekretaris Jenderal, dan Imam Fauzan sebagai Bendahara Umum.

“Hari ini saya mengeluarkan surat keputusan Menteri Hukum yang baru di mana Pak Haji Muhammad Mardiono tetap menjadi Ketua Umum PPP, kemudian Pak Agus menjadi Wakil Ketua Umum, kemudian Pak Gus Yasin menjadi Sekretaris Jenderal, dan Imam Fauzan menjadi Bendahara Umum,” ujar Supratman di kantor Kemenkumham.

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

Dalam sambutannya, Supratman menyampaikan apresiasi atas semangat rekonsiliasi yang ditunjukkan kedua belah pihak. “Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPP PPP hasil islah. Semoga keputusan ini menjadi tonggak baru untuk memperkuat persatuan dan peran PPP dalam demokrasi nasional,” katanya dengan nada optimistis.

Dari pihak internal PPP, Ketua Umum Muhammad Mardiono menegaskan bahwa proses damai tidak terjadi begitu saja. Ia mengungkapkan bahwa pertemuan dua hari sebelumnya menjadi titik balik rekonsiliasi setelah difasilitasi oleh “orang-orang baik”, termasuk kehadiran Gus Taj Yasin. “Saya tadi sampaikan dengan Pak Menteri bahwa dua hari yang lalu saya telah mengadakan pertemuan, difasilitasi oleh orang-orang baik, Nah kemudian disepakati untuk kita lakukan rekonsiliasi agar tidak terjadi perbedaan sudut pandang,” tutur Mardiono.

Mardiono juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader dan konstituen atas kegaduhan yang sempat muncul selama masa konflik. Ia berharap penyatuan kembali ini bisa menjadi momentum introspeksi dan memperkuat soliditas internal partai berlambang Ka’bah tersebut.

Sementara itu, Agus Suparmanto yang kini menjabat Wakil Ketua Umum PPP, menyebut hasil islah ini sebagai “sejarah penting” dalam perjalanan partai. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga stabilitas politik internal, termasuk tidak akan melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap anggota DPRD selama masa transisi. “Kita ingin PPP kembali menjadi rumah besar umat Islam yang berperan dalam politik kebangsaan,” ujarnya.

Setelah SK diterbitkan, Menkumham Supratman meminta pengurus baru segera melengkapi struktur organisasi dan menyusun agenda kerja strategis. Ia juga menekankan pentingnya percepatan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) sebagai langkah awal konsolidasi partai. “Dan PPP akan segera menyelenggarakan Mukernas, dan itu akan dilakukan oleh pengurus yang baru hari ini. Waktunya nanti kami serahkan sepenuhnya, tetapi saya bermohon untuk bisa sesegera mungkin itu bisa dilakukan,” pungkasnya.

Gerindra di Usia 18 Tahun Tegaskan Perjuangan Belum Usai

Rekonsiliasi ini menjadi bukti bahwa konflik politik tidak selalu harus berujung pada perpecahan. Dengan semangat dialog dan fasilitasi yang tepat, PPP kini menatap babak baru menuju pemulihan citra dan peran strategisnya dalam demokrasi Indonesia di bawah kepemimpinan hasil islah yang diharapkan lebih solid, inklusif, dan berorientasi pada persatuan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom