Ekonomi RI Tumbuh 4,87 Persen di Awal 2025, Ungguli Malaysia dan Singapura tapi Masih Kalah dari Vietnam

Ekonomi RI Tumbuh 4,87 Persen di Awal 2025, Ungguli Malaysia dan Singapura tapi Masih Kalah dari Vietnam - Ekonomi RI - Gambar 1534
Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2025 mencatat angka sebesar 4,87 persen secara tahunan (YoY). (Istimewa).

Manyala.co – Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2025 mencatat angka sebesar 4,87 persen secara tahunan (YoY). Meski tetap menunjukkan performa positif, capaian ini sedikit lebih rendah dibandingkan kuartal I tahun lalu yang berhasil tumbuh 5,11 persen. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka pertumbuhan ini juga merupakan yang paling rendah sejak masa pandemi Covid-19 pada 2021, di mana kuartal III tahun tersebut hanya mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,53 persen.

Vietnam Masih Terdepan, RI Unggul dari Negara Tetangga Lain

Jika dibandingkan dengan negara-negara di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menunjukkan daya tahan ekonomi yang cukup kuat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa pertumbuhan Indonesia berada tepat di bawah Vietnam yang mencatatkan angka impresif sebesar 6,9 persen di kuartal I tahun ini.

“Kalau dilihat di kawasan ASEAN, kita hanya sedikit di bawah Vietnam,” kata Airlangga dalam pernyataannya beberapa waktu lalu.

Sementara itu, performa ekonomi RI tercatat lebih baik dibandingkan Malaysia yang hanya tumbuh 4,4 persen, serta Singapura yang mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,8 persen.

Kanwil Kemenkum Babel Pantau Sidang Pelanggaran Notaris

Indonesia di Posisi Kedua Teratas di G20 Setelah China

Tidak hanya unggul di kawasan Asia Tenggara, Indonesia juga menempati posisi yang cukup tinggi dalam kelompok negara-negara G20. Airlangga menyebut bahwa Indonesia menempati posisi kedua tertinggi dalam hal pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2025, hanya kalah dari China yang membukukan pertumbuhan sebesar 5,4 persen.

“Indonesia mencatatkan pertumbuhan 4,87 persen, yang berarti menempati posisi kedua tertinggi di G20 setelah China,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa capaian Indonesia lebih baik dibandingkan beberapa negara besar lainnya, seperti Amerika Serikat yang hanya tumbuh 2 persen, Korea Selatan yang justru mengalami kontraksi minus 0,1 persen, serta Spanyol dengan pertumbuhan 2,9 persen.

Pola Musiman Kuartal I: BPS Anggap Wajar

Menkeu Bantah Indonesia Menuju Resesi Ekonomi

Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa perlambatan pertumbuhan ekonomi di awal tahun merupakan pola musiman yang lazim terjadi setiap tahunnya. Ia menyebut aktivitas ekonomi memang cenderung melambat pada kuartal pertama dibandingkan dengan kuartal keempat di tahun sebelumnya.

“Jika kita melihat tren historis, pertumbuhan di kuartal pertama memang selalu lebih rendah dibandingkan kuartal keempat. Jadi ini adalah pola yang biasa terjadi setiap tahun,” ujar Amalia dalam keterangan persnya.

Dengan demikian, meskipun angkanya mengalami sedikit penurunan secara tahunan, pemerintah menilai kinerja ekonomi Indonesia tetap kuat dalam konteks regional maupun global. Stabilitas pertumbuhan ini sekaligus menjadi sinyal positif untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional di tengah dinamika perekonomian dunia yang masih belum sepenuhnya pulih.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom