Gen Z Nepal Ajukan Tuntutan Transisi Politik Baru

Nepal
Aksi protes di Nepal. Ribuan orang, terutama Gen Z, di Nepal turun ke jalan dalam protes massal dalam menyampaikan tuntutannya.

Manyala.co – Gelombang protes besar di Nepal yang digerakkan generasi muda masih terus bergulir. Selama tiga hari terakhir, kerusuhan tersebut sudah merenggut nyawa 30 orang dan melukai lebih dari 1.000 orang lainnya. Kondisi itu membuat para demonstran dari kelompok Gen Z semakin tegas menyuarakan tuntutan mereka, yang diarahkan pada perubahan politik mendasar.

Pada Rabu malam, 10 September 2025, perwakilan demonstran mengadakan pertemuan maraton selama enam jam bersama Presiden Ram Chandra Paudel dan sejumlah petinggi militer. Dari forum itu lahir sederet poin yang mereka anggap penting sebagai syarat transisi politik.

Berikut rangkaian tuntutan utama yang disampaikan:

1. Proses Hukum terhadap Pejabat Tinggi

Tuntutan pertama berkaitan dengan akuntabilitas hukum. Para demonstran meminta penangkapan serta pengadilan segera terhadap Perdana Menteri KP Sharma Oli yang sudah menyatakan mundur, Menteri Dalam Negeri, dan semua pihak yang dituding terlibat dalam pembunuhan massal saat aksi protes berlangsung. Mereka menilai langkah ini penting untuk memulihkan kepercayaan rakyat.

2. Amandemen Konstitusi

Kelompok muda juga menekankan perlunya perubahan konstitusi. Mereka menginginkan pembatasan masa jabatan perdana menteri hanya dua periode. Menurut mereka, ketentuan tersebut akan mencegah dominasi elite politik yang terlalu lama berkuasa dan membuka jalan bagi regenerasi kepemimpinan nasional.

China Perkuat Ketahanan Energi Hadapi Krisis Minyak Global

3. Pembersihan Nepotisme dan Politik Patronase

Sub bab ketiga dari daftar tuntutan adalah penghentian praktik nepotisme. Para demonstran menolak jabatan publik diberikan semata-mata karena alasan kedekatan politik. Reformasi besar-besaran diminta segera diterapkan pada lembaga penting, termasuk Komisi Antikorupsi (CIAA) dan peradilan, agar lembaga-lembaga itu dapat bekerja lebih independen.

4. Pembentukan Pemerintahan Sementara Independen

Tuntutan terakhir menyangkut kepemimpinan transisi. Para demonstran mengusulkan mantan Ketua Mahkamah Agung, Sushila Karki, untuk ditunjuk sebagai perdana menteri sementara. Sosok Karki dikenal luas sebagai pribadi independen dan memiliki sikap keras terhadap praktik korupsi, sehingga dianggap tepat memimpin pemerintahan transisi.

Peran Militer dan Ketidakpastian Politik

Di luar empat poin utama itu, keterlibatan militer dalam urusan politik semakin terlihat. Juru bicara militer Nepal, Raja Ram Basnet, menegaskan bahwa pihaknya akan melanjutkan perundingan dengan kelompok Gen Z pada Kamis, 11 September 2025, guna menentukan siapa yang akan memimpin pemerintahan sementara.

“Militer juga memperketat patroli di Kathmandu setelah kerusuhan terburuk dalam beberapa tahun terakhir,” ungkap Basnet. Ia menambahkan, pembatasan mobilitas tetap diberlakukan demi mengendalikan situasi keamanan di ibu kota.

Kini publik Nepal menanti arah baru yang akan diambil. Pertanyaannya, apakah tuntutan para demonstran muda mampu membuka jalan bagi reformasi politik, atau justru menciptakan ketidakpastian baru dalam perjalanan demokrasi Nepal.

Israel Tutup Masjid Al-Aqsa Saat Idul Fitri 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom