Gerindra Evaluasi Terus Pola Komunikasi Pemerintahan

Gerindra Evaluasi Terus Pola Komunikasi Pemerintahan -  - Gambar 1988
Ketua MPR RI Ahmad Muzani di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (17/4/2025). (dok.ANTARA/Melalusa Susthira K).

Pola komunikasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus dievaluasi oleh Partai Gerindra demi perbaikan sistem pemerintahan yang lebih baik. Sekretaris Jenderal Gerindra, Ahmad Muzani, menyatakan bahwa pola komunikasi pemerintahan akan terus diperbaiki dengan mengikutsertakan kritik dan masukan dari masyarakat.

Muzani mengungkapkan bahwa meskipun sudah berjalan sekitar enam bulan, pemerintahan Prabowo masih terus menyesuaikan pola komunikasi. “Kadang-kadang efektif, kadang-kadang tidak efektif, kadang-kadang bagus, tetapi kadang-kadang ada beberapa penyimpangan besar yang disampaikan,” ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Sebelumnya, dalam wawancara di TVRI pada 8 April 2025, Presiden Prabowo Subianto mengakui bahwa kekurangan komunikasi publik selama 150 hari pertama adalah tanggung jawabnya pribadi. Prabowo mengaku tidak ingin terlalu banyak bicara tanpa bukti nyata, dan lebih memilih dinilai melalui hasil kerjanya daripada komunikasi publik.

“Saya akui bahwa 150 hari saya sendiri menurut pendapat saya, saya yang bertanggung jawab, saya yang salah sebetulnya,” ujar Prabowo. Hal ini ia sampaikan dalam menanggapi kritik terhadap komunikasi pemerintah yang dianggap kurang optimal.

Gerindra Respons Wacana Pertemuan Lanjutan Prabowo-Megawati

Dasco Beri Apresiasi Kader di Usia ke-18 Tahun Partai Gerindra

Terkait wacana pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Muzani mengungkapkan bahwa ia belum mengetahui lebih lanjut soal hal tersebut. “Saya belum tahu apa tentang pertemuan lanjutan antara Presiden Prabowo dengan Bu Megawati. Jadi saya tidak mengikuti tentang pembicaraan kedua hal tersebut dari kedua beliau,” ujarnya.

Namun, Muzani menilai bahwa pertemuan antara pemimpin-pemimpin negara, termasuk Prabowo dan Megawati, adalah hal yang positif. Ia menilai komunikasi antar tokoh bangsa penting untuk memperkaya kebijakan pemerintahan yang sedang berjalan.

“Presiden Prabowo perlu pandangan dari berbagai macam tokoh untuk memberikan literasi bagi kepemimpinan beliau. Apalagi Bu Megawati pernah menjadi Presiden Republik Indonesia yang kelima, sehingga pengalaman beliau tentu saja perlu untuk didengarkan,” kata Muzani.

Sebelumnya, Puan Maharani, Ketua DPP PDIP, sempat memberi sinyal tentang adanya pertemuan lanjutan antara Prabowo dan Megawati, meskipun ia tidak menjelaskan kapan tepatnya pertemuan tersebut akan dilaksanakan.

“Akan ada silaturahmi dan pertemuan-pertemuan yang selanjutnya,” kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).

BPS: Pengangguran Indonesia Turun Jadi 7,35 Juta Orang

Diketahui bahwa pertemuan pertama antara Prabowo dan Megawati terjadi pada 7 April 2025, saat Prabowo mengunjungi kediaman Megawati di Jakarta Pusat. Pertemuan tersebut mendapatkan perhatian publik, mengingat pentingnya hubungan politik antara kedua tokoh tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom