Gerindra Hormati OTT KPK terhadap Bupati Pati

Gerindra
Gerindra Hormati OTT KPK terhadap Bupati Pati. (Dok. TribunNews)

Manyala.co – Partai Gerindra menyatakan menghormati proses hukum setelah Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Pati Sudewo dalam operasi tangkap tangan di Jawa Tengah dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada KPK. (9/1/2026).

Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra Jawa Tengah, Sudaryono, mengatakan partainya menunggu hasil pemeriksaan resmi yang dilakukan oleh KPK. Ia menegaskan bahwa Gerindra tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang dilakukan oleh KPK. Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan secara resmi,” ujar Sudaryono dalam keterangannya, Senin.

Sudaryono menekankan pentingnya menjunjung asas praduga tak bersalah selama proses hukum berlangsung. Menurutnya, setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum dan tidak boleh ada kesimpulan yang ditarik sebelum adanya putusan berkekuatan hukum tetap.

“Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum. Kita serahkan sepenuhnya kepada KPK untuk bekerja secara profesional, transparan, dan sesuai aturan,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Ia juga menyatakan bahwa Partai Gerindra berkomitmen mendukung upaya pemberantasan korupsi dan penegakan hukum yang adil. Dukungan tersebut, menurut Sudaryono, merupakan bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dan sistem demokrasi.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK demi menjaga kepercayaan publik dan marwah hukum di Indonesia,” katanya.

Terkait dampak politik di tingkat daerah, Sudaryono menyebut DPD Gerindra Jawa Tengah akan bersikap kooperatif dan menunggu perkembangan resmi dari KPK sebelum mengambil langkah organisasi maupun politik lebih lanjut.

“Untuk langkah organisasi dan politik, tentu kami akan menunggu hasil dan fakta hukum yang disampaikan secara resmi,” tuturnya.

Sementara itu, Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan adanya operasi tangkap tangan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan salah satu pihak yang diamankan dalam operasi tersebut adalah Bupati Pati Sudewo.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

“Benar, salah satu pihak yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan di Pati adalah saudara SDW (Sudewo),” kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin.

Hingga Senin malam, KPK belum menyampaikan secara rinci dugaan perkara, konstruksi hukum, maupun jumlah pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut. KPK juga belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum Sudewo setelah pemeriksaan awal.

Operasi tangkap tangan merupakan salah satu metode penindakan yang kerap digunakan KPK dalam menangani dugaan tindak pidana korupsi. Penetapan tersangka biasanya dilakukan setelah pemeriksaan awal dan gelar perkara oleh penyidik.

Kasus ini menambah daftar kepala daerah yang terjerat operasi penindakan KPK dalam beberapa tahun terakhir. Namun, hingga ada pengumuman resmi dari KPK, status hukum Sudewo masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar, Peserta Mulai Hadir

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom