Manyala.co – Indonesia resmi masuk dalam daftar negara yang mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Asia 2031, setelah Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan kandidat penawar pada Rabu (4/2/2026), dengan persaingan melibatkan sejumlah negara Asia.
Pengumuman AFC menyebutkan Indonesia mencalonkan diri melalui Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menjadi tuan rumah tunggal turnamen sepak bola antarnegara terbesar di Asia tersebut. Ajang ini digelar setiap empat tahun dan menjadi salah satu kompetisi paling prestisius di bawah naungan AFC.
Indonesia terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Asia pada edisi 2007. Namun, pada saat itu penyelenggaraan dilakukan secara bersama dengan Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Pencalonan kali ini menandai upaya Indonesia untuk menjadi tuan rumah tunggal pertama kalinya sejak turnamen tersebut digelar.
AFC mencatat terdapat lima penawaran berbeda untuk edisi 2031. Selain Indonesia, negara yang mengajukan diri adalah Australia dan Korea Selatan. India dan Kuwait juga masuk dalam daftar kandidat, sementara tiga negara Asia Tengah Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Uzbekistan mengajukan pencalonan sebagai tuan rumah bersama.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya telah menyampaikan rencana Indonesia untuk mengikuti proses bidding sejak Desember 2024. Dalam pernyataan resmi PSSI saat itu, Erick menegaskan bahwa Indonesia mengajukan diri sebagai tuan rumah tunggal Piala Asia 2031.
“Indonesia memasukkan bidding untuk menjadi tuan rumah tunggal Piala Asia 2031,” kata Erick dalam keterangan resmi PSSI.
PSSI menyatakan keinginan menjadi tuan rumah tunggal didorong oleh pengalaman penyelenggaraan bersama pada 2007. Menurut Erick, status single host dipandang penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan kapasitas organisasi sepak bola nasional.
“Kita terakhir menjadi tuan rumah ajang itu pada 2007, itupun bersama tiga negara Asia Tenggara lain. Artinya, kami ingin menjadi single host di ajang bergengsi itu,” ujar Erick.
Piala Asia merupakan kompetisi utama tingkat tim nasional di Asia, dengan edisi terakhir digelar pada 2023 di Qatar. Turnamen tersebut diikuti oleh 24 tim nasional dan berlangsung selama hampir satu bulan. AFC belum merinci jadwal seleksi akhir tuan rumah Piala Asia 2031.
Belum ada penjelasan resmi dari AFC mengenai kriteria penilaian detail atau tenggat waktu pengumuman tuan rumah. Hingga Rabu malam, AFC juga belum mengonfirmasi kapan proses evaluasi terhadap dokumen penawaran akan diselesaikan.
Pencalonan Indonesia datang di tengah upaya PSSI meningkatkan eksposur dan daya saing sepak bola nasional di tingkat internasional. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menjadi tuan rumah sejumlah turnamen regional dan kelompok umur, meski belum kembali menggelar ajang kontinental level senior secara penuh.
Keputusan akhir AFC akan menentukan apakah Indonesia mampu mengungguli negara-negara dengan rekam jejak panjang sebagai penyelenggara turnamen internasional. Hingga kini, proses bidding masih berada pada tahap awal dan seluruh kandidat masih memiliki peluang yang sama.






























