Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menjaga kesehatan, etos kerja, dan disiplin menjelang Ramadan 1447 Hijriah melalui arahan virtual yang digelar Selasa sore.
Arahan tersebut dipimpin Penyuluh Hukum Madya Erna dan diikuti jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Sulsel. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan komitmen organisasi dalam menjaga kualitas kinerja selama bulan puasa.
“Ramadan bukan hanya momentum meningkatkan ibadah, tetapi juga kesempatan memperbaiki kualitas diri dan kinerja. Mari tetap bekerja optimal dengan penuh tanggung jawab,” ujar Erna dalam arahannya.
Ia mengingatkan pegawai untuk menjaga kondisi fisik dan mental menjelang Ramadan, serta tetap melaksanakan tugas secara profesional. Selain itu, ia menekankan pentingnya sikap saling memaafkan sebagai bagian dari membangun keharmonisan internal organisasi.
Menurut Erna, sikap memaafkan bukan bentuk kelemahan, melainkan cerminan kebesaran jiwa yang dapat memperkuat soliditas dan kerja sama tim di lingkungan kerja.
Memasuki pertengahan Februari, jajaran pegawai juga diingatkan agar menjaga konsistensi pelaksanaan program dan penyusunan laporan agar tetap berjalan optimal selama Ramadan. Disiplin, termasuk dalam pelaksanaan kegiatan virtual, menjadi perhatian dalam arahan tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Sulsel Andi Basmal dalam pernyataannya menegaskan bahwa Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat integritas dan kualitas pelayanan publik.
“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh menurun selama Ramadhan. Justru di bulan penuh berkah ini, kita harus menunjukkan integritas, empati, dan profesionalisme yang lebih baik,” kata Andi Basmal.
Ia meminta seluruh jajaran tetap menjaga responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat serta memastikan layanan administrasi hukum tetap berjalan sesuai standar operasional.
Kanwil Kemenkum Sulsel merupakan perpanjangan tangan Kementerian Hukum di tingkat provinsi yang menyelenggarakan layanan administrasi hukum umum, kekayaan intelektual, serta pembinaan hukum di wilayah Sulawesi Selatan. Stabilitas kinerja lembaga dinilai penting, terutama menjelang periode Ramadan yang kerap diikuti penyesuaian jam kerja ASN secara nasional.
Pemerintah pusat sebelumnya menetapkan kebijakan penyesuaian jam kerja ASN selama Ramadan untuk menjaga keseimbangan antara produktivitas dan pelaksanaan ibadah. Namun, dalam arahan tersebut tidak disebutkan adanya perubahan teknis jam kerja di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
Kegiatan arahan berlangsung secara virtual dan ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga soliditas dan integritas organisasi. Hingga Selasa malam, belum ada pengumuman tambahan terkait kebijakan operasional khusus selama Ramadan 1447 Hijriah di lingkungan Kanwil Kemenkum Sulsel.
































