Kemenkum Babel Perkuat Penyuluhan Hukum Berbasis Data

Hukum
Kemenkum Babel Perkuat Penyuluhan Hukum Berbasis Data. (Dok. Kanwil Kemenkum Babel).

Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung mengikuti Rapat Peta Permasalahan Hukum secara daring pada Jumat (13/2/2026) guna memperkuat sistem penyuluhan hukum berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat di daerah.

Rapat tersebut digelar melalui Zoom Meeting dan menghadirkan Kepala Pusat Pemberdayaan Hukum dan Bantuan Hukum, Constantinus Kristomo, sebagai narasumber utama. Dari pihak daerah, kegiatan diikuti Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Rahmat Feri Pontoh beserta jajaran penyuluh hukum fungsional.

Dalam pemaparannya, Constantinus menegaskan bahwa penyusunan Peta Permasalahan Hukum bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan instrumen strategis untuk memastikan bantuan hukum berbasis kebutuhan nyata masyarakat. Ia mendorong kantor wilayah berkolaborasi dengan Organisasi Bantuan Hukum (OBH) terakreditasi, termasuk dalam penyusunan dan pelaporan kegiatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum).

Penyusunan peta tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Hukum Nomor 36 Tahun 2025 tentang Sistem Penyuluhan Hukum. Regulasi itu menjadi dasar normatif bagi Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) dalam menghimpun, mengolah, dan menganalisis data permasalahan hukum secara akurat dan mutakhir untuk menentukan prioritas penyuluhan di daerah.

Proses penyusunan dilakukan melalui tahapan inventarisasi data, pengolahan, dan analisis. Wilayah prioritas ditetapkan berdasarkan tingkat pelanggaran hukum yang relatif tinggi. Data dihimpun dari sejumlah instansi, antara lain kepolisian daerah, pengadilan negeri, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), kantor wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, kantor wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Data tersebut kemudian diklasifikasikan berdasarkan jenis dan jumlah kasus untuk memetakan tren permasalahan hukum di masyarakat. Pendekatan ini ditujukan untuk mendukung perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) dan meningkatkan efektivitas intervensi pemerintah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyatakan partisipasi aktif dalam penyusunan peta permasalahan hukum merupakan bentuk komitmen daerah dalam mendukung kebijakan nasional pemberdayaan hukum.

“Penyusunan Peta Permasalahan Hukum harus dimaknai sebagai langkah strategis untuk memastikan penyuluhan hukum benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan basis data yang akurat dan terbarukan, intervensi kebijakan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berdampak,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam pengumpulan dan validasi data agar peta yang dihasilkan mencerminkan kondisi faktual di lapangan. Menurutnya, koordinasi dengan aparat penegak hukum, lembaga layanan publik, serta organisasi masyarakat sipil menjadi faktor kunci keberhasilan implementasi kebijakan.

Secara nasional, penguatan penyuluhan hukum berbasis data menjadi bagian dari agenda reformasi birokrasi dan peningkatan akses keadilan. Pemerintah mendorong integrasi data antarinstansi guna menghindari tumpang tindih program dan memastikan alokasi sumber daya lebih tepat sasaran.

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

Hingga laporan ini diturunkan, belum dirinci indikator kuantitatif terbaru terkait jumlah kasus atau wilayah prioritas di Kepulauan Bangka Belitung. Namun, kantor wilayah menyatakan komitmen untuk terus memperbarui data secara berkala sebagai dasar evaluasi kebijakan.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dan memperluas akses terhadap layanan bantuan hukum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

02

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

03

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

04

Presiden Prabowo Angkat 26 Anggota Wantimpres di Istana Negara

05

Reshuffle Kabinet, Prabowo Lantik 16 Menteri, Wamen hingga Pejabat Negara

06

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026 di Lubang Buaya

07

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Kolom

× Advertisement
× Advertisement