Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto: Tawa, Diplomasi, dan Langkah Strategis Ekonomi

Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto: Tawa, Diplomasi, dan Langkah Strategis Ekonomi - Prabowo - Gambar 651
Kunjungan Luar Negeri Prabowo Subianto.

Manyala.co – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyelesaikan kunjungan luar negerinya selama dua pekan dengan rangkaian agenda strategis ke lima negara: Arab Saudi, Brasil, Belgia, Prancis, dan terakhir Belarus. Kepulangannya ke Tanah Air pada Rabu, 16 Juli 2025, disambut dengan rasa syukur dan kepuasan atas hasil yang telah dicapai.

“Alhamdulillah saya tiba kembali di Tanah Air setelah, kalau tidak salah, 15 hari berada di luar negeri. Cukup lama, tapi alhamdulillah apa yang kita hasilkan cukup bagus,” ujar Prabowo saat mendarat di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Rangkaian kunjungan dimulai dari Tanah Suci, Arab Saudi. Di sana, Prabowo tidak hanya menunaikan ibadah umrah, tetapi juga bertemu dengan Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman. Pertemuan tersebut membahas sejumlah isu, termasuk penyelenggaraan haji yang lebih baik bagi jemaah Indonesia, mengingat hubungan historis dan spiritual yang erat antara kedua negara.

Selanjutnya, Prabowo melanjutkan perjalanan ke Amerika Latin, tepatnya ke Brasil, dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Rio de Janeiro. Kehadiran Indonesia sebagai anggota penuh dalam forum ekonomi negara-negara berkembang ini menjadi tonggak penting dalam kebijakan luar negeri dan perdagangan global Indonesia. Di sela agenda KTT, Prabowo juga sempat mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Planalto, Brasilia. Pertemuan ini membahas kerja sama strategis di bidang pangan, energi, dan ketahanan iklim.

Setelah menyelesaikan agenda di Brasil, Presiden RI melanjutkan perjalanannya ke Eropa dengan singgah di Brussels, Belgia. Di sana, ia bertemu dengan dua tokoh penting Uni Eropa: Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dan Presiden Dewan Eropa António Costa. Salah satu hasil krusial dari pertemuan ini adalah tercapainya kesepakatan akhir Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Prabowo Siapkan Lahan 4.000 Meter untuk Kantor Badan Islam

“Ini sama seperti Free Trade Agreement. Jadi barang-barang kita bisa masuk ke Uni Eropa dengan tarif nol persen, dan begitu pula sebaliknya. Ini jelas hubungan simbiosis yang saling menguntungkan,” jelas Prabowo kepada awak media.

Setibanya di Prancis, Prabowo menghadiri peringatan Hari Bastille pada 14 Juli 2025. Dalam acara militer tahunan yang sangat bergengsi itu, kontingen Indonesia mendapatkan kehormatan besar: memimpin defile pasukan di depan Presiden Emmanuel Macron dan tamu-tamu kenegaraan. Menurut Prabowo, ini adalah kali pertama sebuah negara Asia memimpin barisan defile pada Hari Bastille, yang menjadi simbol kedekatan diplomatik antara Indonesia dan Prancis.

Setelah menghadiri parade Bastille, Prabowo melanjutkan perjalanannya ke Republik Belarus, negara Eropa Timur yang kerap luput dari sorotan diplomasi Asia Tenggara. Di sana, ia disambut langsung oleh Presiden Alexander Lukashenko di kediaman pribadinya di kawasan Ozyorny, yang terletak di luar ibu kota Minsk. Tempat tersebut dulunya adalah rumah militer yang telah direstorasi menjadi kediaman presiden.

Salah satu momen paling ringan dan hangat dalam kunjungan ini terjadi saat keduanya membahas musim dingin ekstrem di Belarus. Lukashenko menyebut suhu bisa turun hingga minus 20 derajat Celsius. Mendengar pernyataan tersebut, Prabowo sempat bertanya ulang dengan nada heran, “Apa benar bisa mencapai minus 20?” yang langsung dibalas oleh Lukashenko, “Ya, 20 tidak terlalu banyak.” Jawaban santai tersebut sontak membuat Prabowo tertawa terbahak momen yang terekam dalam video resmi yang diunggah oleh akun Sekretariat Kabinet.

Kunjungan ke Belarus juga membuahkan hasil positif. Prabowo menyebutkan bahwa kedua negara memiliki potensi kerja sama saling menguntungkan. Belarus dikatakan membutuhkan berbagai komoditas dari Indonesia, sedangkan Indonesia sendiri memerlukan suplai pupuk dan potas dari Belarus untuk mendukung sektor pertanian nasional.

Gerindra di Usia 18 Tahun Tegaskan Perjuangan Belum Usai

Selain mempererat hubungan bilateral, kunjungan ini juga menunjukkan bagaimana Indonesia mulai memperluas jejaring diplomatiknya ke wilayah-wilayah nontradisional, seperti Eropa Timur. Hal ini penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global yang kian kompleks.

Dengan hasil yang cukup substansial dari setiap negara yang dikunjungi, tur luar negeri Prabowo kali ini menjadi salah satu rangkaian diplomatik yang strategis dan penuh makna. Di balik keseriusan dalam membangun hubungan bilateral dan multilateral, momen ringan seperti tawa hangat bersama Presiden Belarus menunjukkan sisi manusiawi dan diplomasi yang cair dari seorang kepala negara.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Indonesia Melaju ke Final Voli Putra SEA Games 2025

Kolom