Mensos Saifullah Yusuf: Dua Jurus Presiden Prabowo untuk Basmi Kemiskinan Ekstrem

Mensos Saifullah Yusuf: Dua Jurus Presiden Prabowo untuk Basmi Kemiskinan Ekstrem - Mensos - Gambar 1678
Mensos Saifullah Yusuf

Manyala.co – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan dua strategi utama yang tengah dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam misi pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Saat menghadiri acara “Berani Graduasi” di Gedung Samantha Krida, Kota Malang, Jumat (2/5/2025), Gus Ipul menyampaikan bahwa perbaikan data menjadi langkah awal yang ditekankan oleh Presiden.

“Presiden Prabowo menekankan pentingnya data yang solid dan tunggal. Sekarang data rujukan hanya satu, yaitu milik Badan Pusat Statistik (BPS),” jelasnya.

Langkah ini menurutnya krusial, sebab akurasi data adalah fondasi utama dalam menyalurkan bantuan sosial secara tepat sasaran. Gus Ipul menambahkan, Kementerian Sosial kini sedang memverifikasi kembali data penerima bansos, terutama untuk memastikan kondisi masyarakat yang hidup dalam kategori kemiskinan ekstrem.

“Masih ada lebih dari tujuh juta penduduk yang datanya belum teridentifikasi secara lengkap—bahkan ada yang NIK-nya sudah tidak aktif. Ini sedang kami telusuri satu per satu,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Strategi kedua dari Presiden, lanjut Gus Ipul, adalah peningkatan akses pendidikan melalui program Sekolah Rakyat. Prabowo, kata dia, percaya bahwa pemerataan pendidikan adalah kunci untuk memutus rantai kemiskinan yang menjerat banyak keluarga di Indonesia.

“Program Sekolah Rakyat menjadi sarana bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem agar tidak tertinggal hak dasarnya dalam memperoleh pendidikan,” tambahnya.

Gus Ipul menilai kedua pendekatan tersebut saling melengkapi antara validasi data penerima manfaat dan penyediaan hak pendidikan untuk kelompok rentan.

“Pak Presiden ingin memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kunci utamanya adalah keakuratan data, dan kami di Kemensos terus memperbaruinya secara berkala,” tegasnya.

Ia pun menyebut bahwa arah kebijakan ini merupakan terobosan besar dalam upaya mempercepat penurunan angka kemiskinan ekstrem, sekaligus membangun keadilan sosial secara lebih merata.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom