Menteri Haji dan Umrah Resmi Buka Diklat PPIH 2026, Tekankan Profesionalisme dan Jiwa Pelayanan

Haji
Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf Hasyim, M.A. (Gus Irfan), secara resmi membuka Bimbingan Teknis dan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026.

Manyala.co – Menteri Haji dan Umrah Irfan Yusuf Hasyim, M.A. (Gus Irfan), meresmikan pelaksanaan Bimbingan Teknis serta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026. Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat mutu pelayanan haji nasional di bawah struktur baru Kementerian Haji dan Umrah.

Dalam sambutannya, Gus Irfan menegaskan bahwa penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas mulia yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mengandung tanggung jawab keagamaan, pelayanan publik, dan relasi diplomatik antarnegara.

“Pelayanan haji adalah amanah besar negara, umat, dan agama. Karena itu, petugas harus memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan mental yang kuat,” ujar Gus Irfan, Ahad (11/1/2026).

Ia menjelaskan, pembentukan Kementerian Haji dan Umrah merupakan gagasan jangka panjang Presiden Prabowo Subianto yang telah dirintis sejak Pilpres 2014 dan konsisten dimasukkan dalam visi-misi Pilpres 2019 hingga 2024.

Menurut Gus Irfan, Presiden memandang pengelolaan haji perlu dilakukan secara lebih profesional mengingat Indonesia merupakan negara pengirim jamaah haji terbesar di dunia, dengan jumlah mencapai lebih dari 221 ribu orang setiap tahun.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

“Menunaikan haji adalah puncak cita-cita umat Islam. Negara harus hadir memastikan jamaah mendapatkan layanan terbaik,” katanya.

Gus Irfan menuturkan, peserta diklat dibekali secara komprehensif, mencakup kesiapan fisik, kedisiplinan, pemahaman manasik, regulasi Arab Saudi, hingga kemampuan dasar berbahasa Arab.

Kemampuan bahasa Arab dinilai krusial agar petugas dapat berkomunikasi secara efektif dan menyampaikan teguran apabila ditemukan layanan yang tidak sesuai di lapangan.

“Kalau ada makanan tidak sesuai, harus ditegur. Tapi bagaimana menegur jika tidak bisa berbahasa Arab? Karena itu bahasa Arab dasar wajib dikuasai,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa keberangkatan ke Tanah Suci bagi petugas bukan untuk menunaikan ibadah pribadi, melainkan menjalankan tugas pelayanan kepada jamaah.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

“Niatkan diri sebagai pelayan tamu Allah. Jika harus memilih antara ibadah pribadi dan melayani jamaah, maka dahulukan pelayanan,” tegasnya.

Selain itu, disiplin dan kesiapan kerja sejak awal dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan layanan haji. Gus Irfan menekankan bahwa seluruh pembiayaan diklat bersumber dari dana negara dan umat, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal.

Kinerja peserta akan dievaluasi secara ketat melalui sistem rapor. Petugas dengan performa baik berpeluang ditugaskan kembali, sementara mereka yang tidak disiplin dapat dicoret dari daftar keberangkatan.

“Jika sudah diingatkan namun tidak berubah, lebih baik dicoret. Kita membutuhkan petugas yang benar-benar siap,” ujarnya.

Kementerian Haji dan Umrah juga menaruh perhatian besar pada konsep haji ramah lansia dan ramah perempuan, mengingat mayoritas jamaah Indonesia merupakan perempuan dan lanjut usia. Jumlah petugas perempuan, termasuk pembimbing ibadah, turut ditingkatkan demi kenyamanan jamaah.

Elon Musk Nilai Kuliah Kian Kurang Relevan di Era AI

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi menjadi fokus penting untuk memastikan keberadaan dan kinerja petugas dapat dipantau secara real time selama bertugas di Arab Saudi.

“Yang terpenting, petugas bisa dipantau di mana pun berada, baik menggunakan sistem baru maupun aplikasi Kawal Haji,” pungkasnya.

Melalui diklat ini, Gus Irfan berharap seluruh petugas PPIH siap secara fisik, mental, dan kompetensi, guna menghadirkan pelayanan haji 2026 yang semakin profesional, humanis, dan bermartabat.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom