Pemerintah Kaji WFH ASN untuk Tekan Dampak Krisis Global

WFH
Pemerintah Kaji WFH ASN untuk Tekan Dampak Krisis Global.

Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengkaji berbagai langkah efisiensi anggaran sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya pasca serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah penerapan work from home (WFH) bagi ASN, pengurangan hari kerja, serta pembatasan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

Dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Presiden menekankan bahwa kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian dan akan dibahas lebih lanjut oleh para menteri koordinator. Ia menyebut langkah penghematan perlu dipertimbangkan secara matang dalam beberapa hari ke depan.

“Umpamanya berapa ASN dan pejabat tidak usah ke kantor, mengurangi macet dan melaksanakan penghematan besar-besaran. Mengurangi hari kerja pun harus kita pertimbangkan dan langkah-langkah penghematan lainnya,” ujar Prabowo.

Presiden juga mencontohkan kebijakan penghematan yang dilakukan Pakistan dalam menghadapi situasi krisis global. Negara tersebut menerapkan langkah-langkah yang disebut sebagai “critical measures”, termasuk pengurangan hari kerja dan pembatasan aktivitas pemerintahan guna menekan pengeluaran negara.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki pengalaman dalam menghadapi krisis, termasuk saat pandemi COVID-19, sehingga diyakini mampu merespons tekanan global dengan kebijakan yang tepat. Ia menegaskan pentingnya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) agar tidak melebar akibat kenaikan harga minyak dunia.

Pemerintah Pastikan Harga BBM Tidak Naik

“Saya percaya dua tiga tahun kita akan sangat kuat, tapi tetap kita harus hemat konsumsi. Dengan demikian kita berharap kita akan selalu menjaga bahwa kita defisit kita tidak tambah,” katanya.

Pemerintah menilai bahwa lonjakan harga energi global berpotensi meningkatkan beban subsidi, terutama pada sektor BBM, yang dapat berdampak langsung terhadap stabilitas fiskal dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, langkah efisiensi dianggap sebagai instrumen awal untuk meredam tekanan tersebut.

Di sisi lain, DPR RI menyatakan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam melakukan efisiensi anggaran, namun mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak mengganggu pelayanan publik. Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menegaskan bahwa penerapan WFH atau work from anywhere harus disertai indikator kinerja yang jelas.

“Yang terpenting bagi kami adalah program WFA atau work from anywhere itu sama sekali tidak mengganggu pelayanan publik,” kata Rifqi.

Ia menambahkan bahwa perubahan sistem kerja tidak boleh mengurangi kehadiran negara dalam memberikan layanan kepada masyarakat. Menurutnya, efisiensi anggaran harus tetap sejalan dengan kualitas pelayanan publik yang optimal.

Gerindra Kecam Tewasnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon

Selain itu, DPR juga menekankan bahwa kebijakan penghematan tidak boleh mengurangi alokasi anggaran yang berpihak kepada masyarakat, termasuk subsidi energi. Pemerintah diminta memastikan bahwa kelompok rentan tetap mendapatkan perlindungan di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Hingga kini, pemerintah belum menetapkan kebijakan final terkait penerapan WFH atau pengurangan hari kerja. Keputusan lebih lanjut akan bergantung pada hasil kajian lintas kementerian serta perkembangan kondisi geopolitik dan ekonomi global dalam beberapa waktu ke depan.


Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom