Pemkot Makassar dan PLN Percepat Pemasangan Listrik di Pulau-Pulau Wilayah Makassar

Pemkot Makassar dan PLN Percepat Pemasangan Listrik di Pulau-Pulau Wilayah Makassar - Pemkot - Gambar 1347
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama PT PLN UID Sulsel-Tenggara-Barat dalam memperluas akses listrik ke seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau terpencil.

Makassar, Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar bersama PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulsel-Tenggara-Barat berkomitmen mempercepat penyediaan listrik di kawasan kepulauan yang hingga kini belum tersambung dengan jaringan listrik PLN.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (21/5/2025), General Manager PLN UID Sulsel-Tenggara-Barat, Edyansyah, menjelaskan bahwa fokus utama diskusi adalah menentukan skala prioritas pemasangan listrik di pulau-pulau yang masuk wilayah administrasi Kota Makassar.

“Kami kesini bertemu pak Wali Kota di Pemkot Makassar bahas soal kelistrikan di kepulauan, dimana pasokan listrik baru di Pulau,” ujar Edyansyah.

Ia menambahkan bahwa PLN siap mendukung percepatan penyediaan Listrik dengan prioritas yaiutu wilayah pulau, namun pelaksanaannya memerlukan arahan dari pemerintah kota untuk menentukan wilayah mana yang harus menjadi prioritas utama.

“Kami meminta skala prioritasnya dari pemerintah kota Makassar, karena masyarakat yang tinggal di pulau-pulau ini adalah warga Kota Makassar. Jadi prioritas perlu datang dari pemda,” jelasnya.

Datangi Kediaman JK untuk Silaturahmi, Wali Kota Makassar Appi: Penting Kami Mendengar Nasihat

Saat ini, salah satu program yang telah dijalankan PLN adalah pemasangan sistem Super Sun di Pulau Barrang Caddi. Program ini menghadirkan listrik berbasis energi terbarukan dengan menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) individual di setiap rumah.

“Tujuannya untuk percepatan elektrifikasi. Dengan Super Sun, setiap rumah bisa langsung mendapatkan pasokan listrik berbasis energi terbarukan,” paparnya.

Meski demikian, program Super Sun baru diterapkan di Barrang Caddi dan belum menyentuh pulau-pulau lain dalam wilayah Kota Makassar.

“Harapan kami, program ini bisa berlanjut ke pulau-pulau lain, tentu menunggu anggaran dari PLN,” tambahnya.

PLN juga berharap Pemerintah Kota Makassar dapat ikut andil dalam mendukung biaya penyambungan serta pengembangan infrastruktur kelistrikan di wilayah kepulauan.

Wali Kota Munafri Bersama Ketua TP PKK Makassar Sambut Warga Bersilaturahmi di Rujab

“PLN siap percepat pemasangan, sementara pengembangan lainnya termasuk kebijakan dan penentuan lokasi menjadi ranah Pemkot Makassar,” ungkap Edyansyah.

Sebagai tindak lanjut, PLN dan Pemkot berencana melakukan survei bersama ke sejumlah lokasi yang menjadi sasaran program kelistrikan.

“Kami harapkan sinergi ini dapat segera memberikan akses listrik bagi masyarakat kepulauan yang selama ini belum menikmati layanan kelistrikan di Pulau secara menyeluruh,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmen pemerintah kota dalam memperluas akses listrik ke seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau terpencil.

“Melalui koordinasi dengan PLN dan stakeholder lainnya, kita menyiapkan skema penanganan untuk menjawab persoalan kelistrikan yang dihadapi warga pulau,” katanya.

Hangatnya Idulfitri di Makassar, Wali Kota Makassar Munafri Serukan Jaga Persatuan dan Saling Memaafkan

Ia mengakui adanya dua persoalan utama yang dihadapi masyarakat: pertama, warga yang belum mampu melakukan pemasangan listrik karena keterbatasan biaya; dan kedua, warga yang sudah teraliri listrik namun kesulitan membayar tagihan secara rutin. Kedua kelompok ini akan menjadi prioritas dalam program bantuan yang tengah disiapkan Pemkot Makassar.

“Kami berusaha agar seluruh warga di pulau bisa menikmati listrik secara adil. Pasokan listrik menjadi hak dasar, dan itu harus kita usahakan bersama,” ungkap perwakilan Pemkot Makassar.

Dalam kesempatan yang sama, Munafri juga menyinggung soal infrastruktur kelistrikan di wilayah daratan Makassar. Salah satu program strategis yang tengah dirancang adalah penerapan sistem damping sharing kabel melalui jalur bawah tanah.

“Prosedur teknis dan koordinasi antarlembaga terkait masih dalam proses pembahasan, untuk memastikan jalur kabel ini dapat diterapkan secara aman dan efisien,” tuturnya.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

05

Lantik Pengurus IKATSI Periode 2025-2029, DPP IKATEK Unhas: Regenerasi Kunci Keberlanjutan Organisasi

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom