Makassar, Manyala.co – Pemerintah Kota Makassar melakukan mutasi besar terhadap 109 pejabat eselon III dan IV, Jumat (6/2/2026), dengan perombakan hampir menyeluruh pada posisi camat, kecuali Kecamatan Kepulauan Sangkarrang.
Pelantikan pejabat berlangsung di Tribun Lapangan Karebosi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Acara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, Ketua DPRD Makassar Supratman, Ketua TP PKK Melinda Aksa, serta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah hingga lurah.
Dalam mutasi perdana tahun 2026 ini, formasi camat di Kota Makassar mengalami perubahan signifikan. Dari seluruh kecamatan, hanya Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, yang tetap dipertahankan pada jabatan semula. Sementara itu, dua camat lain masih dipercaya menduduki posisi camat, namun dipindahkan ke wilayah berbeda.
Andi Husni yang sebelumnya menjabat Camat Ujung Pandang dimutasi menjadi Camat Tallo. Adapun Maharuddin berpindah dari Kecamatan Wajo ke Kecamatan Biringkanaya. Pergeseran ini mencerminkan kebijakan rotasi untuk penyegaran organisasi di tingkat kecamatan.
Sebanyak 11 camat lainnya digeser dari jabatan lama dan ditempatkan pada perangkat daerah yang berbeda. Sebagian mengisi posisi sekretaris dinas, sementara lainnya menduduki jabatan kepala bidang di sejumlah dinas strategis Pemerintah Kota Makassar.
Daftar camat baru yang dilantik mencakup 13 kecamatan. Selain Maharuddin sebagai Camat Biringkanaya dan Andi Husni sebagai Camat Tallo, Fataullah ditunjuk sebagai Camat Bontoala, Tri Sugiarto sebagai Camat Makassar, dan M. Rizal ZR sebagai Camat Mamajang. Nanin Sugiar dipercaya memimpin Kecamatan Ujung Pandang, sementara Ahmad menjabat Camat Manggala.
Rotasi juga mencakup Andi Syahrir sebagai Camat Mariso, Syahril sebagai Camat Panakkukang, Yudistira Ekaputra Nugraha sebagai Camat Rappocini, Andi Patihroi sebagai Camat Tamalanrea, Muhammad Aril Syahbani KH sebagai Camat Tamalate, serta Andi Unru sebagai Camat Ujung Tanah.
Sementara itu, sejumlah camat lama ditempatkan pada jabatan struktural lain di lingkungan pemerintah kota. Ramli diangkat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Emil Yudianto Tadjuddin menjadi Sekretaris Dinas Pertanahan, dan Muhammad Arif Fadli menjabat Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja.
Beberapa pejabat lain menempati posisi kepala bagian dan kepala bidang, antara lain Muhammad Aminuddin sebagai Kepala Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda, Aswin Kartapati Harun di Dinas Lingkungan Hidup, serta Juliaman di Dinas Koperasi dan UKM. Perubahan juga terjadi di Dinas Pendidikan, Perpustakaan, Pemuda dan Olahraga, Perhubungan, serta Dinas Ketahanan Pangan.
Mutasi ini merupakan bagian dari penataan birokrasi Pemerintah Kota Makassar pada awal tahun anggaran 2026. Hingga Jumat sore, pemerintah kota belum memberikan keterangan rinci mengenai indikator penilaian kinerja yang digunakan dalam perombakan jabatan tersebut.
































