Manyala.co – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) membuka pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026 bagi lulusan D-IV hingga doktor spesialis, dengan masa pendaftaran berlangsung pada 15–22 Januari 2026.
Rekrutmen SIPSS 2026 ditujukan bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin mengabdi melalui jalur kepolisian dengan pangkat perwira pertama, yaitu Inspektur Polisi. Program ini merupakan salah satu skema penerimaan perwira Polri berbasis kompetensi akademik dan keahlian profesional.
Pendaftaran dibuka untuk lulusan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari diploma empat (D-IV), sarjana (S-1) dan sarjana profesi, magister (S-2) dan magister profesi, hingga dokter spesialis atau setara S-3 klinis. Setiap jenjang memiliki batas usia maksimal dan kualifikasi jurusan yang telah ditetapkan.
Untuk jenjang dokter spesialis, Polri membuka formasi bagi lulusan Patologi Anatomik dan Mikrobiologi Klinik. Peserta pada kategori ini harus berusia maksimal 40 tahun pada saat pembukaan pendidikan, sesuai ketentuan yang berlaku.
Pada jenjang S-2 dan S-2 profesi, jurusan yang dibutuhkan meliputi Psikologi Profesi, Pengembangan Kurikulum, serta Kajian Ilmu Kepolisian. Batas usia maksimal bagi pelamar pada jenjang ini ditetapkan 30 tahun.
Sementara itu, pada jenjang S-1 dan S-1 profesi, Polri membuka formasi untuk berbagai disiplin ilmu. Jurusan yang dibutuhkan antara lain Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Ilmu Keolahragaan dan Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Pendidikan Jasmani, Theologi Kristen (khusus pria), Theologi Hindu, Pendidikan Bahasa Prancis, Sastra Korea, Ilmu Sejarah, Desain Komunikasi Visual, Seni Rupa, Manajemen, serta sejumlah program studi rumpun sains dan teknologi.
Bidang sains dan teknologi yang dibuka meliputi Biologi, Kimia, dan Fisika dari rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), serta Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Teknik Komputer, dan Ilmu Komputer. Selain itu, Polri juga membuka formasi untuk lulusan Statistika dan Statistika Terapan, Farmasi Profesi Apoteker, serta Kedokteran Gigi Profesi.
Polri turut membuka kesempatan bagi lulusan semua program studi yang memiliki Sertifikat Commercial Pilot License dari Flying School. Untuk jenjang S-1, batas usia maksimal pelamar adalah 26 tahun, sedangkan untuk S-1 profesi ditetapkan maksimal 28 tahun.
Pada jenjang D-IV, formasi dibuka untuk lulusan Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit dengan batas usia maksimal 26 tahun. Selain formasi reguler, Polri juga membuka penugasan khusus untuk wilayah timur Indonesia.
Penugasan khusus tersebut mencakup wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara. Formasi yang dibuka meliputi S-2 Psikologi Profesi, S-1 Kedokteran Umum Profesi, serta S-1 Psikologi Profesi, dengan ketentuan usia mengikuti regulasi masing-masing jenjang.
Polri menegaskan bahwa seluruh peserta wajib memenuhi persyaratan administrasi, usia, dan kualifikasi akademik, serta mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi resmi terkait alur pendaftaran dan seleksi SIPSS 2026 dapat diakses melalui laman penerimaan.polri.go.id. Hingga pengumuman ini dirilis, belum terdapat perubahan jadwal maupun tambahan formasi yang diumumkan secara resmi.
































