Polisi Ungkap Penemuan Mayat di Tamalate, Pelakunya Masih Keluarga

Polisi Ungkap Penemuan Mayat di Tamalate, Pelakunya Masih Keluarga - Penemuan Mayat - Gambar 1782
Posisi Ungkap Penemuan Mayat di Tamalate, Pelakunya Masih Keluarga

Manyala.co – Pelaku pembunuhan  berinisial NB (45) di Kota Makassar, berhasil diringkus Unit Satreskrim Polrestabes Makassar di lokasi persembunyian di Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Jumat (25/4/2025) lalu.

Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana mengatakan, akibat penganiayaan tersebut, korban berinisial AH (25) tewas dengan mengalami luka parah di bagian wajah. Dimana pelaku masih kerabat korban atau merupakan ipar dari korban.

“Setelah penyelidikan, kami berhasil menangkap satu pelaku,” kata Arya saat menggelar ekspos kasus, Sabtu (26/4/2025).

Kata Arya, kasus ini tidak hanya melibatkan NB seorang diri. Pihaknya kini tengah memburu satu pelaku lain yang masih dalam pengejaran.

“Total ada dua pelaku, satu lagi sedang dalam pengejaran,” sebutnya.

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Lintas Provinsi

Tambahnya, NB diduga memukul korban secara brutal menggunakan balok kayu, menghantam bagian wajah berulang kali.

“Korban dipukul dengan balok kayu dan mengalami berbagai bentuk kekerasan lainnya, yang mengakibatkan kematian. Dari hasil visum, wajah korban mengalami kehancuran, serta ditemukan luka-luka lain di tubuhnya,” tutur Arya.

Diceritakan Arya, insiden ini bermula saat korban, yang diduga dalam kondisi mabuk, terlibat pertengkaran dengan ayah kandungnya, RA (50). Dalam upaya melerai, NB ikut campur namun justru menjadi sasaran amarah korban, hingga dipukul dan dicekik. NB kemudian membalas serangan tersebut.

“Korban saat itu bertikai dengan ayahnya. Menantu ayah korban, dalam hal ini pelaku, mencoba melerai namun justru dipukul oleh korban. Pelaku membalas pukulan dengan balok, dibantu oleh beberapa orang lainnya,” beber Arya.

Saat ini, NB telah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 338 KUHP, Pasal 170 KUHP, serta Pasal 351 ayat 3 KUHP, terkait pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan kematian.

Dua Pria Bantaeng Curi Kuda untuk Beli Sabu

Untuk diketahui, mayat AH sebelumnya ditemukan di tepi jalan kawasan Jalan Andi Tonro V, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, pada Kamis (24/4/2025) dini hari.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek biru, dengan wajah penuh darah akibat dugaan penganiayaan brutal.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom