Manyala.co – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/2/2026), menggantikan Thomas Djiwandono yang ditunjuk menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia.
Pelantikan tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 3/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih Masa Jabatan 2024–2029. Acara berlangsung di Istana Negara dan dihadiri jajaran pejabat tinggi negara serta menteri kabinet.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Juda Agung mengikuti sumpah tersebut secara lisan di hadapan Kepala Negara dan para tamu undangan.
Dalam sumpah jabatan itu, Presiden Prabowo membacakan pernyataan kesetiaan kepada konstitusi dan negara yang diikuti oleh Juda Agung.
“Bahwa saya akan setia dan memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ucap Presiden Prabowo, diikuti oleh Juda.
Sumpah jabatan tersebut juga memuat komitmen menjalankan tugas dengan etika dan tanggung jawab. “Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” lanjut Prabowo dalam pembacaan sumpah yang diikuti Juda Agung.
Pelantikan ini menandai pergantian posisi Wakil Menteri Keuangan setelah Thomas Djiwandono ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia. Pergeseran tersebut merupakan bagian dari penyesuaian struktur jabatan strategis di bidang keuangan dan moneter nasional.
Setelah pengucapan sumpah jabatan, Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan jajaran menteri Kabinet Merah Putih memberikan ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik. Prosesi tersebut berlangsung singkat dan formal sesuai protokol kenegaraan.
Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam pelantikan tersebut, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Pengangkatan Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan terjadi di tengah dinamika kebijakan fiskal dan moneter nasional pada awal pemerintahan Prabowo Subianto. Kementerian Keuangan memegang peran sentral dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan anggaran negara, pengelolaan pendapatan dan belanja, serta koordinasi kebijakan fiskal dengan otoritas moneter.
Hingga Kamis sore, belum ada keterangan resmi dari pemerintah mengenai pembagian tugas spesifik Juda Agung di Kementerian Keuangan maupun agenda kebijakan yang akan menjadi prioritas dalam waktu dekat. Pemerintah juga belum menyampaikan pernyataan lanjutan terkait implikasi pergantian tersebut terhadap kebijakan fiskal nasional.
































