Prabowo Nilai Krisis Global Jadi Peluang Percepatan Program Nasional

Prabowo
Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada jajarannya agar tidak memberinya laporan palsu. Peringatan ini disampaikan Prabowo saat menghadiri HUT ke-1 Danantara Indonesia di Jakarta Pusat, Rabu (11/3/2026). (Dok. YouTube Sekretariat Presiden)

Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto menyatakan krisis global yang tengah berlangsung dapat menjadi peluang bagi Indonesia untuk mempercepat berbagai program strategis nasional, termasuk swasembada pangan dan energi.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam peringatan satu tahun berdirinya Danantara Indonesia di Jakarta Pusat pada Rabu (11/3/2026). Dalam kesempatan itu, ia menilai situasi krisis justru dapat mendorong percepatan reformasi dan pelaksanaan program pembangunan.

“Krisis ini menurut saya adalah suatu blessing in disguise. Memang penuh kesulitan, memang penuh tantangan, tapi memaksa kita mempercepat niat-niat baik,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Menurut kepala negara, dinamika global saat ini menuntut pemerintah mempercepat berbagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan nasional, terutama di sektor pangan dan energi. Ia menilai kedua sektor tersebut merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kemandirian negara.

Prabowo menyatakan Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang besar untuk menghadapi tekanan global. Ia meyakini kekayaan tersebut dapat menjadi modal utama bagi negara untuk keluar dari krisis dengan kondisi yang lebih kuat.

Apresiasi Garda Terdepan Kota, Wali Kota Makassar Munafri Serahkan Paket Lebaran untuk Satgas Kebersihan

“Saya yakin dan percaya bangsa Indonesia diberi kekayaan alam yang luar biasa dan kita mampu keluar dari krisis ini. Kita akan keluar dari krisis ini semakin kuat,” ujarnya.

Dalam arahannya, Prabowo juga memaparkan sejumlah target yang sedang dikerjakan pemerintah, termasuk upaya mempercepat swasembada pangan. Ia menyebut sebagian target tersebut telah mulai tercapai, terutama pada komoditas beras.

Selain itu, pemerintah menargetkan swasembada energi dapat dicapai dalam empat tahun ke depan. Untuk mendukung target tersebut, pemerintah berencana meningkatkan kapasitas energi baru dan terbarukan secara signifikan.

Salah satu rencana yang disebutkan adalah pembangunan kapasitas energi terbarukan hingga 100 gigawatt (GW). Program tersebut mencakup pemanfaatan berbagai sumber energi domestik, termasuk bioenergi dan panas bumi.

“Kita punya kelapa sawit yang sangat banyak, kita punya nanti singkong yang cukup, kita bisa dapat BBM dari jagung, dari tebu. Saudara-saudara kita punya geotermal yang sangat besar, kalau tidak salah kedua cadangan terbesar di dunia yang belum dieksploitasi sepenuhnya,” kata Prabowo.

Prabowo: Kekayaan Alam Milik Negara, Prioritaskan Kebutuhan Domestik

Indonesia memang dikenal memiliki potensi energi panas bumi yang besar secara global. Data pemerintah sebelumnya menunjukkan cadangan energi panas bumi Indonesia termasuk yang terbesar di dunia, meskipun pemanfaatannya masih terbatas dibandingkan potensi yang tersedia.

Di sisi lain, krisis global dalam beberapa tahun terakhir dipicu oleh berbagai faktor, termasuk ketegangan geopolitik, gangguan rantai pasok, serta volatilitas harga energi dan pangan. Kondisi tersebut mendorong banyak negara untuk memperkuat ketahanan ekonomi domestik melalui peningkatan produksi dalam negeri.

Dalam konteks tersebut, pemerintah Indonesia menempatkan swasembada pangan dan energi sebagai salah satu agenda utama pembangunan nasional. Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada impor serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Hingga kini, pemerintah belum merinci secara lebih detail tahapan implementasi program peningkatan kapasitas energi terbarukan sebesar 100 GW tersebut. Namun sejumlah proyek energi baru dan terbarukan dilaporkan sedang dalam tahap perencanaan dan pengembangan di berbagai wilayah Indonesia.

Purbaya Nilai Rupiah Tetap Stabil di Tengah Gejolak Global

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

03

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

04

Libur Lebaran 2026: Cuti Bersama dan Potensi Libur Panjang Hingga Sepekan

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom