Preman di Medan Serang Teknisi Handphone, Korban Mengalami Penganiayaan dan Perampokan

Preman di Medan Serang Teknisi Handphone, Korban Mengalami Penganiayaan dan Perampokan - Preman di Medan Serang Teknisi Handphone, Korban Mengalami Penganiayaan dan Perampokan - Gambar 2032
Preman di Medan Serang Teknisi Handphone, Korban Mengalami Penganiayaan dan Perampokan

Manyala.co – Viral di media sosial, seorang preman di Medan Denai, Sumatera Utara, mengamuk pada hari Minggu (13/04/25) setelah tidak mendapatkan top-up e-money gratis dari penjaga counter ponsel.

Dalam insiden tersebut, preman itu menyerang penjaga ponsel dengan sebatang kayu, membuatnya ketakutan.

Penjaga ponsel yang terancam itu sempat meminta tolong kepada orang-orang di sekitarnya. Meskipun ia terlihat memohon ampun, preman tersebut tetap melanjutkan serangannya tanpa ampun.

Kejadian ini berlangsung di Jalan Tuba II Perjuangan, Medan.

Sebelumnya, pada 8 April 2025 sekitar pukul 17.00 WIB, Zaur Rahman, seorang teknisi handphone yang tinggal di Kecamatan Medan Tuntungan, juga menjadi korban penganiayaan dan perampokan oleh sekelompok preman saat berbelanja sparepart handphone di GMT Skip Medan Petisah.

Polisi Bongkar Sindikat STNK Palsu Lintas Provinsi

Zaur menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula ketika ia ingin memarkirkan sepeda motornya, namun terhalang oleh seorang ibu yang duduk di lokasi tersebut.

Saat meminta ibu itu untuk bergeser, seorang pria tua yang berada di sampingnya berteriak dengan nada kasar. Ketika Zaur mempertanyakan perkataan pria tersebut, tiba-tiba seorang pria yang diduga teknisi handphone menendang dadanya.

“Saat itu saya meminta ibu tersebut agar bergeser karena saya mau memarkirkan sepeda motor ke dekat toko, namun tiba tiba seorang pria tua yang berada di samping saya dengan nada keras mengatakan bahwa “Parkir disana sana aja kau K*n7ol”. Saya pun menanyakan kepada pria itu kenapa dia berbicara seperti itu kepada saya, namun tiba tiba datang seorang pria yang saya duga adalah teknisi  handphone tiba tiba menendang dada saya. Setelah dada saya ditendang saya pun memarkirkan sepeda motor saya,” ujarnya

Setelah insiden itu, Zaur masuk ke dalam toko untuk mengecas handphone dan menelepon keluarganya. Namun, ketika ia kembali untuk menanyakan kepada pria yang menendangnya, pria itu mencekik lehernya.

Zaur berhasil melepaskan diri dan berlari ke dalam toko, tetapi pria tersebut mengejarnya dan kembali memukulnya.

Dua Pria Bantaeng Curi Kuda untuk Beli Sabu

“Setelah saya berhasil melepaskan diri dari cekikan pria itu saya pun berniat berlari ke dalam toko GMT namun saya dikejar oleh pria yang menendang saya saat di parkiran dan dia kembali mebenturkan kepala saya di keningnya, setelah dia jedutkan kepalanya ke kening saya dia langsung memukulin saya. Saat saya dipukulin datang juga beberapa kawannya membawa batu yang memukilin kepala saya sampai koyak dan mengeluarkan darah. Saat saya dipukulin pakai batu ada seorang yang mukulin saya mencoba untuk merampas hape dan mengambil uang saya di kantong belakang sebesar 500rb, namun karena saya kenal wajahnya saya meminta barang barang saya namun Cuma hape yang diberikan,” sedihnya

Zaur dikeroyok oleh beberapa pria yang datang dengan batu, memukuli kepalanya hingga terluka dan mengeluarkan darah. Salah satu pelaku berusaha merampas handphone dan uangnya sebesar 500 ribu rupiah.

Meskipun ia mengenali wajah pelaku, hanya handphone yang berhasil dikembalikan.

Dalam keadaan terluka, Zaur masuk ke dalam toko dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Medan Baru, berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku yang diduga berjumlah lima orang.

“Saya tidak terima dianiaya, kepala saya koyak mengeluarkan darah, kening saya bengkak, rahang saya bengkak, celana saya koyak, dada dan pingang saya sakit, saya meminta Bapak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Kapolsek Medan Baru untuk segera menangkap pelaku penganiaayaan saya, karena akibar dari penganiaan itu saya tidak dapat beraktifitas lagi untuk mencari makan untuk keluarga saya,” ungkap Zaur pada Sabtu, 12 April 2025.

Kasus Kekerasan Massa di Gowa Kembali Jadi Sorotan Publik

Emil Zainal Jambak, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Medan, meminta pihak kepolisian Polrestabes Medan untuk mengusut tuntas kejadian ini dan menindak tegas premanisme di Kota Medan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Poltak Tambunan, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom