PSI Kecam Roy Suryo dan Dokter Tifa: Tak Bermoral, Cari Sensasi

PSI
PSI Kecam Roy Suryo dan Dokter Tifa: Tak Bermoral, Cari Sensasi.

Manyala.co – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menilai langkah Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa yang mendatangi makam keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, sebagai tindakan tidak etis dan sarat motif politik.

Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, menyatakan bahwa aksi tersebut bukan bentuk pencarian kebenaran, melainkan upaya untuk menarik perhatian publik dengan cara yang tidak pantas.

“Tindakan mereka tidak bermoral dan cuma mengejar sensasi. Mereka kehabisan akal untuk menjelek-jelekkan dan memfitnah Pak Jokowi, akhirnya pergi ke makam yang entah apa relevansinya,” kata Andy dalam keterangannya, dikutip Sabtu (11/10/2025).

Menurut Andy, kunjungan ke makam keluarga Jokowi menunjukkan adanya niat buruk dari pihak yang bersangkutan. Ia menilai tindakan tersebut mencerminkan rendahnya rasa hormat terhadap almarhum keluarga presiden.

“Niat buruk ditambah gila publikasi membuat pikiran sehat mereka hilang. Tidak tersisa lagi rasa hormat untuk para orangtua yang sudah mendahului. Memalukan,” ujarnya.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Insiden tersebut sebelumnya menjadi sorotan di media sosial setelah dokter Tifa melontarkan pernyataan kontroversial yang mempertanyakan identitas mendiang Sudjiatmi Notomihardjo, ibu dari Presiden Jokowi. Pernyataan itu menuai kecaman luas dari publik karena dianggap melanggar batas moral dan etika sosial.

Di sisi lain, PSI juga menyoroti dinamika politik terkini, termasuk pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Jokowi di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025). Andy menilai, hubungan keduanya menunjukkan kesinambungan komunikasi politik yang positif bagi stabilitas nasional.

“Pertemuan kedua tokoh tersebut menghangatkan hati. Pak Prabowo dan Pak Jokowi adalah dua pemimpin yang, kata anak sekarang, bestie. Mereka rutin membicarakan nasib bangsa. Pikiran dan hati mereka selalu untuk rakyat,” kata Andy.

Ia menambahkan, pembahasan dalam pertemuan tersebut difokuskan pada isu-isu strategis, mulai dari dinamika politik nasional hingga solusi atas berbagai tantangan ekonomi. “Mereka bertemu untuk mendiskusikan solusi terbaik untuk rakyat dan kemajuan bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai pertemuan Prabowo dan Jokowi bukan sekadar silaturahmi biasa. Menurutnya, pertemuan tersebut terjadi di tengah meningkatnya tensi politik nasional yang dipicu sejumlah isu sensitif.

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh 21 Maret

“Pertemuan itu terasa tidak biasa karena terjadi setelah berbagai peristiwa, mulai dari demo besar 28–31 Agustus, reshuffle kabinet, hingga pernyataan Jokowi soal dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran,” ujar Hendri.

Ia juga menyinggung kunjungan tokoh agama Abu Bakar Ba’asyir ke kediaman Jokowi serta meningkatnya polemik terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai konteks politik yang memperkuat persepsi publik.

“Kejadian-kejadian itu yang kemudian diduga menjadi alasan mengapa Jokowi dan Prabowo merasa perlu bertemu langsung,” tambahnya.

Sejauh ini, baik pihak Roy Suryo maupun dokter Tifa belum memberikan klarifikasi resmi terkait kritik yang dilayangkan PSI maupun reaksi publik atas kunjungan mereka ke makam keluarga Jokowi.

Sidang Isbat Idul Fitri 2026 Digelar, Peserta Mulai Hadir

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom