Sertifikasi K3 Jadi Sorotan, Skandal OTT Wamenaker Noel Kian Disorot Publik

Sertifikasi K3 Jadi Sorotan, Skandal OTT Wamenaker Noel Kian Disorot Publik - OTT - Gambar 66
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. (dok. ANTARA/HO-Kemnaker).

Manyala.co – Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau yang akrab disapa Noel, kembali membuka perbincangan publik mengenai pentingnya sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Kasus ini mencuat setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan Noel bersama sejumlah pihak terkait pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, di Jakarta.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut terkait dugaan praktik pemerasan terhadap sejumlah perusahaan yang tengah mengurus sertifikasi K3. “Benar, ada kegiatan OTT. Diduga ada pemerasan dalam proses pengurusan sertifikasi K3 oleh pihak-pihak tertentu,” ujar Fitroh pada Kamis (21/8/2025).

Sertifikasi K3 sendiri sejatinya merupakan syarat penting bagi perusahaan maupun tenaga kerja dalam memastikan standar keselamatan kerja. Sertifikasi ini dirancang agar para pekerja, terutama yang berada di lingkungan berisiko tinggi, memiliki keterampilan dan pemahaman untuk mencegah kecelakaan maupun penyakit akibat pekerjaan.

Dihimpun dari berbagai sumber, terdapat sejumlah jalur yang bisa ditempuh seseorang untuk memperoleh sertifikasi tersebut. Biasanya calon peserta harus mengikuti pelatihan di lembaga resmi yang berwenang, baik untuk pelatihan K3 umum maupun pelatihan K3 yang lebih spesifik sesuai bidang industri tertentu. Setelah mengikuti rangkaian materi, peserta akan menjalani evaluasi sebelum dinyatakan layak dan mendapatkan sertifikat resmi.

Keberadaan sertifikasi K3 bukan hanya formalitas administratif. Bagi banyak perusahaan, sertifikat ini menjadi tolok ukur kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan yang ditetapkan pemerintah. Tanpa sertifikasi tersebut, perusahaan bisa dianggap lalai dalam melindungi tenaga kerja, yang berpotensi menimbulkan risiko hukum dan kerugian besar jika terjadi kecelakaan.

Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL

Namun, kasus Noel justru menyoroti sisi lain dari sistem ini. Sertifikasi yang seharusnya menjadi instrumen perlindungan pekerja, justru diduga dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. Dugaan pemerasan inilah yang kemudian mendorong KPK turun tangan melakukan OTT.

Penangkapan Noel semakin menjadi sorotan publik karena dirinya dikenal sebagai sosok aktivis yang kemudian masuk ke dalam lingkaran pemerintahan. Kini, keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi dianggap sebagai pukulan telak, terlebih karena ini merupakan OTT pertama yang menyentuh Kabinet Prabowo-Gibran.

Selain mengamankan Noel, KPK juga menangkap setidaknya sembilan orang lainnya dalam operasi tersebut. Barang bukti berupa uang, sejumlah mobil mewah, hingga motor sport Ducati turut disita dari rangkaian OTT ini. Hingga saat ini, Noel masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK, Jakarta.

Kasus ini menimbulkan pertanyaan lebih luas: apakah sistem sertifikasi K3 yang seharusnya menjadi benteng perlindungan pekerja justru rawan dimanfaatkan oknum? Publik kini menanti langkah KPK untuk membongkar secara detail dugaan praktik kotor di balik pengurusan sertifikat vital tersebut.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom