10 Negara Paling Dingin di Dunia pada Tahun 2025

10 Negara Paling Dingin di Dunia pada Tahun 2025
Ilustrasi Negara Terdingin di Dunia, Foto: Unsplash/Filip Bunkens

Manyala.co – WorldAtlas merilis daftar terbaru mengenai negara-negara terdingin di dunia pada 2025 dengan merujuk pada suhu permukaan tanah rata-rata tahunan yang dihimpun Trading Economics. Kanada menempati posisi pertama dengan suhu rata-rata –2,89°C, disusul Rusia –2,82°C dan Islandia 1,77°C. Data tersebut menunjukkan pola suhu ekstrem yang terus menjadi ciri umum kawasan lintang tinggi di belahan utara.

1. Kanada – Suhu Rata-Rata: -2,89°C

  • Negara terbesar kedua di dunia dengan wilayah mencapai 83° LU.
  • Dua pertiga kawasan berada di lintang tinggi, dan 40 persen berada di dalam Lingkaran Arktik.
  • Musim dingin ekstrem: kota pedalaman mencapai -40°C.
  • Permafrost menutupi sekitar 50 persen daratan.
  • Populasi 41 juta terkonsentrasi di perbatasan selatan.

2. Rusia – Suhu Rata-Rata: -2,82°C

  • Wilayah terluas di dunia, melintasi 11 zona waktu.
  • Dua pertiga wilayah berada pada zona sub-Arktik dan Kutub Utara.
  • Siberia mencatat suhu ekstrem hingga -71,2°C (Oymyakon).
  • Permafrost lebih luas daripada total daratan Amerika Serikat.
  • Sungai besar seperti Ob, Lena, dan Yenisei membeku setengah tahun.

3. Islandia – Suhu Rata-Rata: 1,77°C

  • Terletak di Mid-Atlantic Ridge, dekat Lingkaran Arktik.
  • Sebagian besar dataran tinggi beku sepanjang tahun.
  • Sekitar 25 persen wilayah tertutup gletser.
  • Energi panas bumi menyuplai hampir seluruh kebutuhan listrik dan pemanas rumah tangga.
  • Populasi ~400 ribu, tersebar terutama di Reykjavík.

4. Mongolia – Suhu Rata-Rata: 1,82°C

  • Negara di Dataran Tinggi Mongolia dengan paparan Antisiklon Siberia.
  • Musim dingin mencapai -30°C atau lebih rendah.
  • Ulaanbaatar: ibu kota terdingin di dunia dengan rata-rata -1,3°C.
  • Fenomena zud dapat memusnahkan ternak.
  • Cuaca sangat kering dengan >250 hari cerah per tahun.

5. Norwegia – Suhu Rata-Rata: 2,28°C

  • Mencakup wilayah luas dari Skandinavia hingga Svalbard (81° LU).
  • Wilayah pedalaman dapat turun hingga -40°C.
  • Sepertiga wilayah ditutupi es abadi.
  • Penduduk (5,6 juta) sangat terbiasa dengan iklim ekstrem.
  • Infrastruktur modern seperti pemanas distrik dan energi air sangat dominan.

6. Finlandia – Suhu Rata-Rata: 2,87°C

  • Musim dingin berlangsung 100–200 hari setiap tahun.
  • Lapland mengalami suhu hingga -45°C.
  • Matahari hilang selama 51 hari saat musim dingin.
  • Laut Baltik dan Arus Teluk sedikit menstabilkan area pesisir.
  • Budaya sauna, teknologi tinggi, dan ketangguhan sosial menjadi ciri khas.

7. Swedia – Suhu Rata-Rata: 3,38°C

  • Sekitar 15 persen wilayah berada di atas Lingkaran Arktik.
  • Suhu ekstrem pernah mencapai -52,6°C.
  • Infrastruktur adaptif: rel kereta dipanaskan, pelabuhan dijaga kapal pemecah es.
  • Hutan meliputi 65 persen daratan.
  • Danau dan Teluk Baltik membeku pada musim dingin.

8. Kirgistan – Suhu Rata-Rata: 4,28°C

  • 80 persen wilayah berada di atas 2.750 meter.
  • Pegunungan Tian Shan dan Pamir menciptakan musim dingin ekstrem.
  • Terdapat lebih dari 6.500 gletser.
  • Cuaca dipengaruhi langsung oleh massa udara Siberia.
  • Tradisi nomaden dan arsitektur yurt berkembang akibat iklim keras.

9. Tajikistan – Suhu Rata-Rata: 5,71°C

  • 90 persen wilayah berupa pegunungan Pamir dan Alay.
  • Ketinggian rata-rata sekitar 3.000 meter.
  • Suhu bisa mencapai di bawah -40°C.
  • Gletser Fedchenko menjadi salah satu yang terpanjang di dunia luar kawasan kutub.
  • Musim dingin panjang dan akses ke desa tinggi sering terputus.

10. Estonia – Suhu Rata-Rata: 6,94°C

  • Terletak di pesisir Laut Baltik dengan pengaruh Arktik.
  • Suhu dapat mencapai -43,5°C saat puncak musim dingin.
  • Salju turun 75–135 hari per tahun.
  • Topografi datar membuat angin dingin lebih terasa.
  • 48 persen wilayah tetap berhutan dengan keanekaragaman hayati tinggi.

Tips Menghadapi Musim Dingin

1. Siapkan Pakaian Musim Dingin

  • Prioritaskan membeli perlengkapan setelah tiba di negara tujuan.
  • Peralatan tebal memakan ruang besar.

2. Biasakan Beraktivitas di Luar Ruangan

  • Adaptasi cepat dengan suhu rendah mempermudah penyesuaian tubuh.
  • Rutin keluar rumah mempercepat toleransi dingin.

3. Buat Perlengkapan Bertahan Hidup Musim Dingin

  • Peralatan darurat: senter, peluit, P3K, suar, sekop salju, garam jalan.
  • Bawa selimut termal dan pakaian ekstra.
  • Sediakan makanan berkalori tinggi dan air minum.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Kolom