Dugaan Pemerkosaan oleh Residen Anestesi Unpad di RSHS Bandung

Dugaan Pemerkosaan oleh Residen Anestesi Unpad di RSHS Bandung - Dugaan Pemerkosaan oleh Residen Anestesi Unpad di RSHS Bandung - Gambar 2101
Dugaan Pemerkosaan oleh Residen Anestesi Unpad di RSHS Bandung

Manyala.co – Jagat media sosial tengah dihebohkan dengan kasus dugaan pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh dua residen program pendidikan dokter spesialis (PPDS) Anestesi terhadap seorang perempuan, penunggu pasien di salah satu rumah sakit besar di Kota Bandung.

Informasi tersebut pertama kali viral melalui media sosial, khususnya dari unggahan Instagram Stories dan pesan berantai di WhatsApp. Disebutkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada 18 Maret 2025, dan melibatkan dua residen yang sedang menjalani program PPDS di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad), serta bertugas di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

“Terduga merupakan PPDS yang dititipkan di RSHS dan bukan karyawan RSHS, maka penindakan tegas sudah dilakukan oleh Unpad dengan memberhentikan yang bersangkutan dari program PPDS,” kata Dekan Fakultas Kedokteran Unpad Yudi Mulyana Hidayat di Bandung, Rabu (9/4/2025).

Menurut sumber yang beredar, korban awalnya sedang menjaga ayahnya yang dirawat di ruang ICU. Salah satu pelaku diduga menawarkan untuk membantu proses crossmatch darah yang seharusnya menjadi prosedur medis rutin dan membujuk korban untuk ikut ke lantai 7 gedung MCHC, yang dikabarkan masih dalam kondisi sepi.

Di tempat tersebut, korban diminta berganti pakaian dan dipasangi infus, kemudian diberi obat penenang jenis Midazolam, yang membuatnya tidak sadarkan diri.

Kasus Kekerasan Massa di Gowa Kembali Jadi Sorotan Publik

Dugaan pemerkosaan pun terjadi pada saat korban dalam kondisi tidak berdaya. Bukti awal berupa rekaman CCTV, serta hasil visum yang menunjukkan adanya sisa sperma di tubuh korban dan di lokasi kejadian, menjadi perhatian publik dan pihak berwajib.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa polisi telah memasang garis polisi (police line) di area tempat kejadian dan salah satu terduga pelaku telah diamankan pihak berwajib.

“Sudah, sudah kita tangkap, pelaku sudah kita tangkap sebelum Lebaran,” kata Dikrimum Polda Jawa Barat, Kombes Pol Surawan, saat dihubungi, Rabu (9/4).

Keluarga korban disebut telah melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Barat, dan proses hukum tengah berjalan. Namun, masyarakat luas mendesak agar pelaku tidak hanya dijatuhi sanksi akademik, melainkan juga diproses secara pidana.

Direktur Utama RSHS Rachim Dinata Marsidi membenarkan kabar dugaan pemerkosaan yang dilakukan residen anestesi PPDS FK Unpad. Menurut Rachim, kasus itu terjadi pada 18 Maret 2025 di salah satu gedung RSHS Bandung.

SMAN 16 Makassar Heboh, Sekolah Diserang Pemotor Berseragam yang Diduga Membawa Busur

“Jadi itu sebetulnya kita yang pertama (pelaku) sudah dilaporkan ke polisi ya. Terus untuk residennya sudah kami kembalikan ke fakultas (dikeluarkan). Karena kan dia itu titipan fakultas, bukan pegawai di sini. Jadi PPDS-nya sudah kita kembaliin ke fakultas,” kata Rachim saat dihubungi wartawan, Rabu (9/4/2025).

“Jadi karena kan kita juga dengan Pak Dekan juga koordinasi ya, karena itu kan anak didik mereka kan maksudnya itu. Jadi nanti mereka (fakultas) mungkin akan bikin rilis kejadiannya seperti apa gitu,” ujarnya.

“Jadi hanya kalau di kami karena itu sudah kriminal, sudah kami keluarkan dari sini,” imbuhnya.

Seorang warganet yang mengaku sebagai kerabat korban menulis, “Seorang pelaku kejahatan seksual tidak layak menjadi dokter. Profesi ini punya wewenang menyentuh tubuh pasien bayangkan jika hak itu disalahgunakan.”

Anggota Geng Motor Tewas Tabrak Mobil Boks di Makassar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

03

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom