PSM Makassar Siap Jadi Penentu Nasib Barito Putera, Laga Hidup Mati di Depan Mata

PSM Makassar Siap Jadi Penentu Nasib Barito Putera, Laga Hidup Mati di Depan Mata - PSM Makassar - Gambar 1410
Juku Eja tetap ingin tampil serius saat menghadapi Barito Putera pada pekan ke-33. Istimewa.

Manyala.co – Menjelang akhir musim kompetisi Liga 1 2024/2025, PSM Makassar menunjukkan sikap tegas soal komitmen terhadap sportivitas. Meski posisi mereka sudah aman di klasemen dan tak lagi mengejar target, tim berjuluk Juku Eja tetap ingin tampil serius saat menghadapi Barito Putera pada pekan ke-33.

Pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (17/5/2025) pukul 16.30 WITA ini menjadi sangat krusial, terutama bagi Barito Putera. Klub asal Kalimantan Selatan itu kini tengah berjuang mati-matian keluar dari zona degradasi. Dengan hanya mengoleksi 31 poin dari 32 pertandingan dan menduduki posisi ke-16, nasib mereka benar-benar di ujung tanduk.

Sementara itu, PSM Makassar yang kini bertengger di peringkat kedelapan dengan 47 poin, tak ingin sekadar datang sebagai pelengkap. Mereka bahkan meminta agar pertandingan ini dipimpin oleh wasit asing guna menjamin netralitas dan mencegah tudingan adanya permainan tidak sportif.

Permintaan Wasit Asing Demi Fair Play

Langkah PSM mengajukan penggunaan wasit asing dalam laga ini menandakan keseriusan mereka menjaga nama baik klub dan juga kompetisi. Surat resmi telah dikirim ke operator liga pada Senin (12/5/2025) malam. Harapannya, kehadiran wasit dari luar negeri dapat menjamin kualitas pertandingan dan menghindari kontroversi yang kerap terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menyatakan bahwa langkah ini bukan karena tidak percaya pada wasit lokal, namun lebih sebagai bentuk menjaga integritas liga.

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

“Bukan cuma kami yang mengeluhkan. Ada banyak pertandingan yang kinerja wasitnya dipertanyakan. Jadi ini demi kebaikan bersama,” ujarnya saat ditemui di Stadion Kalegowa.

Belakangan, beredar kabar bahwa wasit asal Yordania, Adham Makhadmeh, akan memimpin jalannya pertandingan. Sebelumnya, ia juga sudah memimpin laga Persebaya kontra Semen Padang di pekan ke-32. Meski belum mendapat konfirmasi resmi, manajemen PSM menyambut baik jika hal itu terealisasi.

Barito Putera dalam Situasi Genting

Barito Putera menghadapi tekanan besar. Dengan dua laga tersisa, mereka harus memaksimalkan setiap kesempatan jika ingin selamat dari jurang degradasi. CEO Barito Putera, Hasnuryadi Sulaiman, bahkan telah memberi dorongan moral kepada seluruh tim.

Dalam pernyataan emosional, ia meminta para pemain untuk tampil habis-habisan.

“Kalau cuma doa tanpa kerja keras, percuma. Dua pertandingan tersisa ini adalah final bagi kita. Jangan cuma berharap, tapi buktikan,” ucapnya dengan tegas.

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Hasnuryadi juga meminta pelatih untuk menurunkan pemain yang benar-benar siap tempur, bukan yang hanya mengandalkan nama besar semata.

Skenario Selamat Barito Putera

Peluang Barito untuk bertahan di Liga 1 masih terbuka, namun jalannya tidak mudah. Berikut tiga kemungkinan skenario yang bisa menyelamatkan mereka:

  1. Memenangkan dua laga sisa (vs PSM Makassar dan PSIS Semarang): Jika berhasil, poin mereka menjadi 37. Itu cukup aman dengan catatan Semen Padang tak meraih lebih dari empat poin.
  2. Meraih empat poin dari dua laga (satu menang, satu imbang): Barito akan finis dengan 35 poin. Asalkan Semen Padang tidak meraih lebih dari tiga poin, Barito unggul head-to-head.
  3. Cuma meraih satu poin: Skenario ini sangat bergantung pada hasil tim lain. Mereka harus berharap PSS Sleman tak dapat lebih dari tiga poin dan Semen Padang maksimal satu poin saja.

Namun jika kalah dari PSM, dan tim-tim pesaing seperti Semen Padang, Madura United, dan Persis Solo meraih kemenangan, maka Barito dipastikan terdegradasi meski mereka menang di laga pamungkas melawan PSIS Semarang. Total poin maksimal mereka hanya 34, tak cukup mengejar.

Persaingan Ketat di Zona Degradasi

Situasi di papan bawah sangat ketat. Persis Solo berada di posisi ke-13 dengan 35 poin, disusul Madura United (33 poin), dan Semen Padang (32 poin). Sementara PSS Sleman, pesaing langsung Barito, juga mengoleksi 31 poin namun kalah head-to-head. Hanya PSIS Semarang yang sudah pasti terdegradasi dengan 25 poin.

Hasil pertandingan pekan ini sangat menentukan. Barito Putera bisa saja tersingkir jika hasil buruk menimpa mereka, dan lawan-lawan lain tampil apik.

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

PSM Makassar mungkin sudah aman, tapi mereka tetap memegang teguh prinsip kompetisi yang adil. Sementara Barito Putera menghadapi laga yang lebih dari sekadar pertandingan ini pertarungan hidup-mati. Di tengah ketegangan zona degradasi, semua mata tertuju pada Stadion Demang Lehman, di mana nasib sebuah klub dipertaruhkan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

02

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

03

10 Angkatan Laut Terkuat Dunia 2025: Indonesia Kejutkan Dunia Duduki Peringkat Keempat

04

10 Negara dengan Wilayah Terkecil di Asia dan Peran Strategisnya

05

10 Negara dengan Rata-Rata Ketinggian Tertinggi di Dunia

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Kolom

× Advertisement
× Advertisement