KPK Usut Dugaan Korupsi EDC di BRI, Eks Wakil Dirut Diperiksa dan Kantor Pusat Digeledah

KPK Usut Dugaan Korupsi EDC di BRI, Eks Wakil Dirut Diperiksa dan Kantor Pusat Digeledah - Korupsi - Gambar 894
praktik korupsi dalam proyek pengadaan perangkat electronic data capture (EDC) di tubuh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Manyala.co — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri dugaan praktik korupsi dalam proyek pengadaan perangkat electronic data capture (EDC) di tubuh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Proses penyidikan ini menjadi sorotan lantaran KPK menduga keterlibatan oknum mantan pejabat tinggi di bank pelat merah tersebut.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa penanganan perkara ini masih berada di tahap penyidikan awal, dan belum ada penetapan tersangka sejauh ini. “Saat ini kami masih menggunakan sprindik umum, dan terus melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah pihak,” ujar Budi saat diwawancarai di Gedung Merah Putih KPK, Kamis, 26 Juni 2025.

Kasus ini mencuat setelah tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di dua lokasi strategis yang berkaitan dengan BRI. Lokasi tersebut ialah Kantor Pusat BRI di Jalan Jenderal Sudirman dan satu lagi di kawasan Gatot Subroto, Jakarta. Namun, KPK belum mempublikasikan hasil dari penggeledahan tersebut maupun besaran dugaan kerugian negara yang ditimbulkan dalam proyek pengadaan alat EDC tersebut.

Perangkat EDC sendiri merupakan alat pembayaran elektronik yang biasa digunakan perbankan untuk memfasilitasi transaksi nasabah di merchant atau outlet mitra. Dugaan penyimpangan dalam proses pengadaannya pun kini menjadi perhatian serius lembaga antirasuah.

Pada hari yang sama, KPK juga memanggil Catur Budi Harto, mantan Wakil Direktur Utama BRI, untuk menjalani pemeriksaan. Berdasarkan pantauan awak media, Catur terlihat hadir di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.45 WIB dengan mengenakan pakaian serba hitam. Ia keluar dari ruang pemeriksaan pukul 12.12 WIB, dan memilih menutupi wajahnya dengan masker saat menuruni tangga gedung.

Alumni Teknik Unhas Angkatan 2006 Sukses Gelar 2 Dekade

Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan kepada pihak internal BRI belum menghasilkan keterangan resmi. Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, sempat memberikan pernyataan tertulis kepada media, namun beberapa saat kemudian menarik kembali pernyataannya. “Sebentar ya, tolong di-hold dulu,” ujarnya melalui pesan singkat, Kamis siang.

KPK menegaskan bahwa seluruh pihak yang diduga mengetahui, terlibat, atau memiliki hubungan dengan proyek pengadaan EDC akan diperiksa secara bertahap. “Perkara ini juga diduga melibatkan oknum pejabat yang sudah tidak menjabat,” tambah Budi.

Penyelidikan lanjutan diperkirakan akan terus bergulir dalam beberapa pekan ke depan. KPK berharap publik dapat bersabar menunggu perkembangan selanjutnya terkait siapa saja pihak yang bertanggung jawab dalam perkara ini.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer AS–Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom