Kehadiran Robot Polisi Tuai Rasa Penasaran, Ini Penjelasan Lengkap Polri dan Tujuannya ke Depan

Kehadiran Robot Polisi Tuai Rasa Penasaran, Ini Penjelasan Lengkap Polri dan Tujuannya ke Depan - Polri - Gambar 863
Robot Polisi Tuai Rasa Penasaran, Ini Penjelasan Lengkap Polri dan Tujuannya ke Depan.

Manyala.co – Gladi kotor perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, baru-baru ini menyita perhatian publik. Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah kehadiran berbagai jenis robot mulai dari humanoid, robodog, robot tank, hingga robot pertanian yang ditampilkan dalam rangkaian acara tersebut.

Tak sedikit masyarakat bertanya-tanya tentang alasan di balik kemunculan alat-alat canggih tersebut. Bahkan, di media sosial, muncul perdebatan soal urgensi hingga sumber anggaran untuk pengadaan robot-robot tersebut.

Merespons hal ini, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho menegaskan bahwa kehadiran robot merupakan bagian dari langkah modernisasi kepolisian. Ia menekankan bahwa Polri tengah berupaya mengadopsi kemajuan teknologi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pelayanan serta tugas pengamanan.

“Sejumlah negara seperti China, Dubai, bahkan Thailand sudah lebih dulu menerapkan teknologi robot dalam institusi kepolisiannya. Singapura bahkan sudah mengembangkan kecoak cyborg untuk pencarian dan penyelamatan (SAR),” jelas Sandi, Senin (30/6/2025).

Menurutnya, pemanfaatan robot telah direncanakan secara sistematis dalam Rencana Strategis (Renstra) Polri periode 2025–2045. Dalam dokumen tersebut, pengembangan dan pengadaan teknologi robotik menjadi salah satu agenda prioritas. Sandi menyebut bahwa mulai tahun anggaran 2026, sudah dialokasikan dana khusus untuk pengadaan robodog sebagai pendamping K9 dalam deteksi bahan berbahaya.

Pemerintah Tetapkan 24 Desember sebagai Cuti Bersama Natal

“Keunggulan robodog adalah efisiensinya. Tidak seperti anjing pelacak biasa, robot ini tidak memerlukan perawatan harian, tidak butuh pelatihan rutin dari pawang, dan mampu beroperasi di berbagai kondisi ekstrem,” ujarnya.

Selain robodog, robot humanoid juga akan memiliki peran penting. Ia dirancang dengan kemampuan teknologi pengenalan wajah (facial recognition), pemindaian biometrik, hingga pemantauan lalu lintas secara otomatis. Robot ini bahkan memiliki kemampuan pandang 360 derajat, menjadikannya ideal untuk patroli di area ramai maupun zona rawan pelanggaran.

Sandi menambahkan bahwa antusiasme masyarakat selama gladi kotor di Monas sangat tinggi, terlebih dari anak-anak yang penasaran melihat langsung robot-robot canggih tersebut. Namun ia memahami bahwa belum semua masyarakat memahami konteks pengembangan teknologi ini dalam tubuh Polri.

“Ini momen edukatif juga bagi masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa modernisasi kepolisian sedang bergerak ke arah yang lebih adaptif dan futuristik. Robot tidak akan menggantikan manusia, tapi akan menjadi mitra strategis dalam tugas-tugas kepolisian,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Utama PT SARI Teknologi, Yohanes Kurnia Widjaja, perusahaan teknologi nasional yang digandeng Polri dalam pengembangan robot. Ia menyebut bahwa desain dan fungsi robot disesuaikan dengan kebutuhan unik institusi kepolisian Indonesia.

Prabowo Siap Reshuffle Kabinet, Pos Wamenkeu Berubah

“Robot i-K9 misalnya, kami kembangkan agar mampu bertahan selama delapan jam dalam cuaca ekstrem dan telah dilengkapi dengan sistem kecerdasan buatan untuk analisis perilaku. Ini akan sangat berguna untuk operasi-operasi berisiko tinggi,” terang Yohanes.

Untuk robot humanoid, ia menjelaskan bahwa pengembangan masih terus berlangsung dan diperlukan ribuan jam uji coba serta penyempurnaan algoritma sebelum bisa dioperasikan penuh. Fokusnya saat ini adalah memastikan bahwa teknologi tersebut aman, andal, dan benar-benar sesuai dengan kebutuhan tugas di lapangan.

Sementara itu, Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri Komjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa robot akan memiliki fungsi vital dalam skenario operasi kepolisian masa depan. Peran robot diharapkan mampu mengambil alih tugas-tugas berbahaya, seperti pemantauan gedung terbengkalai, evakuasi korban bencana, hingga penjinakan bahan peledak.

“Tujuannya bukan menggantikan manusia, tapi mengurangi risiko bagi personel dan meningkatkan akurasi serta efektivitas dalam operasi. Tentu, kami sadari teknologi ini masih dalam tahap pengembangan awal dan akan terus disempurnakan dengan merujuk pada praktik terbaik negara-negara lain,” ujar Dedi.

Dedi juga menyampaikan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat pembangunan sumber daya manusia dan teknologi yang tertuang dalam Asta Cita Presiden. Polri ingin menjadikan momentum ini sebagai simbol keterbukaan, inovasi, dan kolaborasi dengan generasi muda Indonesia yang bergelut di dunia kecerdasan buatan dan robotika.

Pesan Menkum Supratman kepada Taruna Usai Pengabdian di Aceh Tamiang: Miliki Kepedulian kepada Sesama

“Modernisasi bukan sekadar soal perangkat canggih, tapi bagaimana kami bisa memberikan pelayanan yang lebih humanis, transparan, dan akuntabel dengan dukungan teknologi,” tutupnya.

Dengan kehadiran robot-robot ini, Polri berharap ke depan bisa menghadirkan wajah baru penegakan hukum di Indonesia: presisi, responsif, dan berbasis teknologi, tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom