MBG Perluas Cakupan Anak Hasil Pernikahan Dini, Putus Sekolah

MBG
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).(Dok. KOMPAS.com/FIRDA JANATI)

Manyala.co – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengumumkan perluasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menjangkau anak-anak yang belum terdata oleh sistem kenegaraan, seperti anak dari pernikahan dini, pernikahan siri, serta anak-anak yang putus sekolah. Pernyataan ini disampaikan Dadan dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Menurut Dadan, banyak anak balita, ibu hamil, dan menyusui yang belum memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), sehingga program MBG harus menjangkau mereka melalui pendataan ulang di tingkat RT.

“Sehingga kita harus data ulang ke setiap RT-RT untuk memastikan mereka mendapatkan makan bergizi, termasuk anak putus sekolah usia 0–18 tahun,” ujarnya.

Implementasi perluasan MBG melibatkan koordinasi dengan stakeholder terkait, guna memastikan seluruh penerima manfaat baru tercatat dengan akurat. Dadan menekankan bahwa anak-anak di pondok pesantren juga belum terdata secara menyeluruh karena banyak pesantren yang tidak tercatat di Kementerian Agama. Anak putus sekolah yang belum tergabung akan dimasukkan ke program Sekolah Rakyat (SR) agar tetap memperoleh manfaat MBG.

“Sebagian yang belum masuk Sekolah Rakyat kita kumpulkan di satu tempat untuk mendapatkan program makan bergizi,” tambah Dadan.

240 Ribu Guru PPPK Paruh Waktu Bakal Jadi Penuh Waktu Mulai 2027, Tanpa Tes

Pendataan tersebut dilakukan seiring peningkatan jumlah mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum. Data BGN menunjukkan jumlah mitra dapur umum mencapai 35.247 unit, melebihi target awal 28.000 unit di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, 14.145 unit masih dalam tahap verifikasi. Langkah BGN mencakup pengecekan lapangan terhadap mitra terdaftar, validasi aktivitas mereka, dan roll back data untuk usulan yang tidak valid atau tidak aktif lebih dari 60 hari.

Perluasan MBG menjadi penting karena memastikan kelompok rentan, terutama anak-anak yang belum terdaftar, memperoleh asupan gizi optimal. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjamin pemenuhan hak gizi anak, mendukung perkembangan fisik dan kognitif, serta mencegah malnutrisi pada generasi muda.

Langkah BGN ini sejalan dengan kebijakan nasional dalam memperluas akses layanan dasar, termasuk kesehatan dan pendidikan, untuk semua anak Indonesia. Dengan pendataan yang lebih akurat dan pengelolaan mitra yang ketat, BGN menargetkan efektivitas distribusi MBG dapat meningkat dan cakupan penerima manfaat bertambah secara signifikan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

La Tinro Soroti Konflik Lahan BUMN dan Masyarakat dalam RDPU Baleg DPR RI

02

Pendidikan Gratis dan Guru Jadi Sorotan, La Tinro Minta Pemerintah Jangan Salah Prioritas

03

La Tinro Soroti Pemerataan Perpustakaan Daerah dan Kesejahteraan Relawan Literasi

04

Pasangan Suami Istri Di Temukan Meninggal Di Jalan Jogja – Magelang

05

Pemadaman Listrik Makassar, Wali Kota Appi Desak PLN Segera Normal 5 September

06

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

07

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

Kolom

× Advertisement
× Advertisement