Mahfud MD Pertanyakan Kejaksaan Belum Eksekusi Silfester Matutina dalam Kasus Fitnah Jusuf Kalla: “Ada Apa Sebenarnya?”

Mahfud MD Pertanyakan Kejaksaan Belum Eksekusi Silfester Matutina dalam Kasus Fitnah Jusuf Kalla: “Ada Apa Sebenarnya?” - Mahfud - Gambar 355
Mahfud MD Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam).

Manyala.co – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, menyampaikan keheranannya atas sikap Kejaksaan yang belum juga mengeksekusi putusan terhadap Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet), Silfester Matutina. Ia mempertanyakan alasan di balik lambannya pelaksanaan eksekusi terhadap terpidana kasus pencemaran nama baik terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) tersebut.

Silfester sebelumnya telah dijatuhi hukuman pidana 1,5 tahun penjara oleh pengadilan dan putusan itu telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Namun hingga awal Agustus 2025, belum ada tindakan konkret dari Kejaksaan untuk membawa Silfester ke balik jeruji besi.

Dalam unggahannya di platform media sosial X (sebelumnya Twitter), Mahfud MD menyampaikan kekhawatirannya. Ia mengutip pernyataan pihak Silfester yang menyebutkan bahwa mereka telah berdamai dengan Jusuf Kalla, dan saling memaafkan. Namun Mahfud menegaskan bahwa dalam sistem hukum pidana Indonesia, tidak ada ruang bagi perdamaian personal untuk membatalkan atau menunda eksekusi vonis yang sudah berkekuatan hukum tetap.

“Tervonis mengatakan, dirinya sudah menjalani proses hukum dan sudah berdamai, saling bermaafan dengan Pak JK. Loh, proses hukum apa yang sudah dijalani? Lagi pula, sejak kapan vonis pengadilan pidana bisa didamaikan dengan korban? Vonis yang sudah inkracht tidak bisa didamaikan. Harus eksekusi,” tulis Mahfud tegas, Selasa (5/8/2025).

Mahfud juga membandingkan ketidaktegasan ini dengan keberhasilan Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Agung dalam menjaring para pelaku kejahatan lainnya. Ia menyebut bahwa Tim Tabur bahkan berhasil menangkap buronan di wilayah terpencil seperti Papua, namun mengapa dalam kasus Silfester yang jelas-jelas berada di Jakarta, eksekusinya justru mandek.

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

“Padahal Kejaksaan Agung punya Tim Tabur yang tahun 2025 saja sudah menangkap banyak orang, termasuk yang bersembunyi di Papua. Ada apa sih sebenarnya?” lanjut Mahfud, yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Mahkamah Konstitusi.

Sementara itu, Silfester Matutina sendiri menyatakan sikap santainya menanggapi wacana eksekusi dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan. Dalam pernyataannya kepada wartawan di Polda Metro Jaya pada Senin (4/8/2025), ia menyebut bahwa dirinya siap mengikuti proses yang ada dan tidak mempermasalahkan kemungkinan penahanan.

“Enggak ada masalah. Intinya saya sudah menjalankan proses itu, nanti kita lihat lagi bagaimana prosesnya,” ujar Silfester.

Namun hingga kini, belum ada surat panggilan resmi dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan yang diterima oleh pihak Silfester. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, yang mendampingi Silfester dalam kasus hukum tersebut.

“Belum ada suratnya,” kata Ade saat dikonfirmasi wartawan terkait langkah Kejaksaan untuk mengeksekusi kliennya.

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

Sebagaimana diketahui, kasus yang menjerat Silfester Matutina bermula dari pernyataan kontroversialnya yang dinilai telah mencemarkan nama baik mantan Wapres JK. Proses hukum telah berjalan cukup panjang hingga akhirnya Silfester dinyatakan bersalah oleh pengadilan dan dijatuhi hukuman penjara selama satu tahun enam bulan.

Meski vonis telah dijatuhkan dan inkracht, pelaksanaan eksekusi tampaknya belum mendapat respons cepat dari otoritas penegak hukum, khususnya Kejaksaan. Hal ini memunculkan spekulasi dan pertanyaan di tengah masyarakat soal konsistensi aparat hukum dalam menegakkan keadilan, terlebih ketika terpidana memiliki latar belakang politik atau kedekatan dengan tokoh-tokoh tertentu.

Kini publik menanti langkah tegas dari Kejaksaan untuk menuntaskan eksekusi terhadap Silfester Matutina sebagaimana mestinya. Desakan agar hukum ditegakkan tanpa pandang bulu terus berdatangan, termasuk dari tokoh nasional sekelas Mahfud MD.

Apakah Kejaksaan akan segera melakukan tindakan tegas, atau justru membiarkan polemik ini terus berlarut? Waktu akan menjawabnya. Yang pasti, ketegasan hukum sedang diuji dalam kasus ini.

Baca Juga: Mahfud MD Apresiasi Komitmen Presiden Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

02

UMKM di Era AI: Jangan Sekadar Go Digital, Jadilah Go Intelligent

03

Setahun Menjabat, Wali Kota Makassar Munafri Siapkan Evaluasi dan Rotasi Lurah, Kinerja Jadi Penentu

04

Resmi Pimpin HKTI Enrekang, Yusuf Ritangnga Dorong Kemajuan Sektor Pertanian

05

Wali Kota Munafri Dampingi Mensos RI Luncurkan Gerakan Peduli Tetangga di Makassar

06

Wali Kota Munafri Lepas Kontingen Makassar ke Porprov Sulsel 2026, Target Pertahankan Gelar Juara

07

Presiden Prabowo Lantik Syahganda dan Fadli sebagai Kepala dan Wakil Kepala Badan Komunikasi Pemerintah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement