Rindani Oktaria: IP-CEPA Buka Pintu Ribuan Produk Indonesia ke Amerika Selatan

Rindani Oktaria: IP-CEPA Buka Pintu Ribuan Produk Indonesia ke Amerika Selatan - Rindani - Gambar 214
Rindani Oktaria S, S.Sos.

Manyala.co – Indonesia dan Peru resmi menandatangani Indonesia-Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA) pada kunjungan Presiden Peru ke Jakarta, bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Perjanjian ini membuka akses pasar yang lebih luas bagi ribuan produk Indonesia di kawasan Amerika Selatan. “IP-CEPA ini merupakan instrumen strategis yang tidak hanya menurunkan hambatan tarif, tetapi juga memperluas jangkauan produk Indonesia di pasar non-tradisional. Dengan adanya penghapusan tarif untuk lebih dari 6.900 produk unggulan, kita tidak hanya berbicara soal peningkatan volume ekspor, tetapi juga tentang penguatan daya saing industri nasional di kancah global,” ujar Rindani Oktaria S, S.Sos., social media manager media.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Peru akan menghapus 87 persen tarif untuk berbagai komoditas utama Indonesia, antara lain tekstil, alas kaki, dan mesin pendingin. Pada 2024, nilai perdagangan Indonesia-Peru tercatat sebesar 480 juta dolar AS, dengan surplus bagi Indonesia mencapai 181 juta dolar AS.

Selain perdagangan barang, IP-CEPA juga mencakup kerja sama di sektor pangan, energi, perikanan, pertahanan, dan pemberantasan narkotika. “Ruang lingkup kerja samanya sangat komprehensif, mulai dari sektor strategis seperti energi hingga isu keamanan lintas negara seperti pemberantasan narkotika. Ini menegaskan bahwa perjanjian ini tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga membangun fondasi kemitraan jangka panjang yang stabil,” tambah Rindani.

Ini adalah salah satu keberhasilan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam memperkuat diplomasi ekonomi. Menurut Rindani, keberhasilan perundingan IP-CEPA menunjukkan posisi Indonesia yang semakin diperhitungkan di kancah global dan mampu membuka peluang besar bagi pelaku usaha nasional di pasar internasional.

Komisi V DPR RI, BBWS, dan Pemkot Makassar Tata Kota Sesuai Arahan Presiden Prabowo

Kesepakatan ini menjadi momentum penting bagi Indonesia yang saat ini juga tengah mengupayakan keanggotaan di Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Jika berhasil bergabung, Indonesia akan menjadi negara ASEAN pertama yang menjadi anggota organisasi yang beranggotakan 38 negara maju tersebut.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Deretan Calon Ketua IKA Teknik Sipil Unhas, 2 Dosen Siap Lanjutkan Tongkat Kepemimpinan

02

Prabowo Luncurkan Program Gentengnisasi Lewat Gerakan Indonesia ASRI

03

Indonesia Dukung Palestina lewat Board of Peace, Israel Tetap Menolak

04

Serangan Bersenjata di Balochistan Tewaskan 48 Orang

05

Tujuh Pangkalan Udara Terbesar Amerika Berdasarkan Populasi

PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
manyala-ads
Manyala.co

Olahraga

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Indonesia Usulkan Australia dan Selandia Baru Ikut SEA Games

Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16

Trucha Optimistis PSM Kejar Lima Besar Meski Tanpa Kemenangan

Indonesia U-16 Melaju ke Final AFF Futsal 2025

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia Bertahan di Posisi 122

Futsal Competition 2025, KKG PJOK Tallo Tekankan Kolaborasi

Kolom