TPA Ilegal di Tanjung Bunga Makassar Picu Asap Tebal, Warga Resah hingga DLH Turun Tangan

TPA Ilegal di Tanjung Bunga Makassar Picu Asap Tebal, Warga Resah hingga DLH Turun Tangan - TPA - Gambar 145
Petugas Tempat Pembuang Akhir (TPA) Bongkang melakukan pengerukan sampah di TPA Bongkang Kecamatan Haruai, Kabupaten Tabalong, Selasa (13/10/2020).

Makassar, Manyala.co – Persoalan sampah kembali menjadi sorotan warga di kawasan Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Mariso, Kota Makassar. Sebuah lahan kosong yang dulunya merupakan empang, kini berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan akhir (TPA) liar selama delapan tahun terakhir. Aktivitas pembuangan bahkan semakin marak dalam setahun terakhir, dengan sampah yang menumpuk lalu dibakar hingga memunculkan polusi udara.

Pantauan di lokasi pada Minggu (17/8/2025) siang sekitar pukul 12.55 WITA memperlihatkan adanya aktivitas pemilahan sampah. Terlihat tiga orang warga sedang beristirahat usai memilah tumpukan limbah yang berasal dari berbagai jenis, mulai dari bongkaran bangunan proyek, ranting pohon, hingga sampah rumah tangga. Barang-barang yang masih bernilai ekonomi biasanya dikumpulkan, sementara limbah yang dianggap tak lagi bermanfaat dibakar di tempat.

Asap tebal akibat pembakaran plastik menjadi masalah utama yang dikeluhkan warga sekitar. Ilu, salah seorang penduduk yang telah bermukim di kawasan itu selama lebih dari dua dekade, mengaku resah karena asap dari lokasi tersebut kerap mengarah ke permukiman. Bahkan, pihak keamanan hotel yang berdekatan dengan TPA sempat menegur warga akibat polusi udara tersebut.

“Sudah satu minggu ada asap yang keluar karena plastik terbakar, tapi apinya tidak juga padam. Warga sekitar pun terganggu, tapi kami juga tidak tahu siapa yang membakar. Kadang ada plastik dari rumah tangga yang tiba-tiba menyala,” ujar Ilu.

Selain limbah rumah tangga dan proyek, warga juga kerap melihat adanya mobil berwarna hijau yang membuang ranting di lahan tersebut. Menurut dugaan Ilu, mobil itu milik pemerintah daerah. Namun, dirinya menekankan bahwa warga sekitar hanya memanfaatkan sisa-sisa material untuk dijual kembali, bukan membuang dalam skala besar seperti dari pusat perbelanjaan atau hotel.

Semarak Porseni HUT RI, Wali Kota Makassar Munafri Tekankan Kekompakan ASN hingga Peduli Kebersihan

“Kalau sampah dari mal atau hotel besar kami tidak terima, karena baunya sangat mengganggu. Tapi kalau sampah dari warga sekitar atau bongkaran proyek yang bisa dipilah, biasanya kami ambil besinya untuk dijual,” tambahnya.

Lahan berukuran sekitar dua hektare itu sejatinya merupakan tanah pribadi yang ditimbun delapan tahun silam. Sejak saat itu, tempat tersebut berubah menjadi lokasi pembuangan liar tanpa adanya pengawasan serius dari pemerintah. Aktivitas pembuangan semakin gencar dalam satu tahun terakhir, bersamaan dengan maraknya proyek konstruksi di sekitar Tanjung Bunga.

Keresahan warga akhirnya sampai ke telinga pemerintah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman, memastikan pihaknya sudah menurunkan tim untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat. Ia menegaskan bahwa masalah ini juga sudah menjadi perhatian anggota DPRD Makassar.

“Kami sudah bentuk tim pemantauan, dan laporan mengenai aktivitas pembuangan ini sudah kami terima. DPRD juga ikut menyoroti permasalahan ini. Insyaallah akan ada langkah konkret setelah pemantauan dilakukan,” ungkap Helmy.

Masalah TPA liar di Tanjung Bunga menambah daftar panjang persoalan sampah di Kota Makassar. Selain menimbulkan bau tidak sedap, asap hasil pembakaran juga dikhawatirkan berdampak buruk pada kesehatan warga sekitar. Sejumlah pihak berharap pemerintah segera mengambil langkah tegas, termasuk menutup lokasi tersebut atau menyediakan alternatif pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan.

HUT ke-81 RI, Pemkot Makassar Semarakkan Perayaan Lomba Lingkup SKPD hingga Tingkat RT/RW

Jika dibiarkan tanpa solusi, keberadaan TPA liar ini berpotensi memperburuk kualitas udara di kawasan pesisir Makassar. Terlebih, Tanjung Bunga merupakan salah satu kawasan strategis yang banyak dihuni warga dan berdampingan dengan pusat bisnis serta perhotelan.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

RT 04 Tamangapa Jadi Percontohan Pemilahan Sampah di Makassar, Budaya Pilah Sampah Dimulai Sejak 2025

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement