Makassar, Manyala.co – Bilqis, balita berusia tiga tahun yang sempat dilaporkan hilang di Makassar dan diduga menjadi korban penculikan, akhirnya tiba di Kota Makassar pada Minggu (9/11/2025) siang setelah ditemukan di Provinsi Jambi dalam keadaan selamat.
Rombongan pengamanan tiba di Markas Kepolisian Resor Kota Besar (Mapolrestabes) Makassar sekitar pukul 14.15 Wita. Bilqis dibawa menggunakan mobil operasional kepolisian Mitsubishi Xpander setelah menempuh penerbangan dari Jambi dengan transit di Surabaya.
Suasana haru mewarnai kedatangan Bilqis di halaman Mapolrestabes. Tangis keluarga pecah ketika bocah itu diturunkan dari kendaraan dan langsung berlari ke pelukan ayahnya, Dwi Nurmas (34). Puluhan warga yang mengetahui kabar kedatangan Bilqis turut memadati area depan kantor polisi untuk menyaksikan momen tersebut.
“Kami berterima kasih banyak kepada Bapak Kapolrestabes,” ujar Dwi singkat kepada awak media di lokasi.
Kedatangan Bilqis mendapat pengamanan ketat. Sejumlah petugas kepolisian menjaga area pintu masuk Mapolrestabes untuk memastikan situasi tetap kondusif. Tangis dan tepuk tangan pecah dari warga saat Bilqis keluar dari mobil polisi.
Sebelumnya, keluarga Bilqis menerima kabar penemuan anak tersebut pada Sabtu malam (8/11/2025). Informasi itu segera menyebar di lingkungan tempat tinggal keluarga di Jalan Pelita 2, Lorong 3, Kecamatan Rappocini, Makassar.
Menurut keterangan anggota keluarga, Ida, pihak keluarga sempat melakukan panggilan video dengan kepolisian Jambi yang mengamankan Bilqis.
“Alhamdulillah, sehat. Jam satu malam kami sempat video call sama pihak polisi, diperlihatkan Bilqis,” ujarnya.
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, membenarkan bahwa Bilqis telah tiba dengan selamat. Ia menyebut pihaknya akan terlebih dahulu memastikan kondisi kesehatan korban sebelum diserahkan kembali ke keluarga.
“Sementara cek kesehatan dulu ya. Setelah itu kita serahkan,” kata Arya kepada wartawan.
Polisi juga terus menyelidiki kemungkinan adanya jaringan pelaku yang terlibat dalam kasus penculikan tersebut. Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah tersangka maupun motif di balik hilangnya Bilqis. Namun, proses pemeriksaan lanjutan akan dilakukan di Makassar dalam waktu dekat.
Kasus hilangnya Bilqis sebelumnya menarik perhatian publik di Sulawesi Selatan setelah bocah itu dilaporkan hilang pada Minggu (2/11/2025) saat bermain di area Taman Pakui Sayang, Jalan AP Pettarani, Makassar. Laporan tersebut viral di media sosial dan memicu pencarian besar-besaran oleh aparat kepolisian bersama relawan masyarakat.
Penemuan Bilqis di Jambi menjadi akhir bahagia dari pencarian yang berlangsung selama hampir sepekan. Polisi kini berfokus mengungkap jaringan di balik dugaan penculikan tersebut, sementara keluarga mengaku bersyukur Bilqis dapat kembali dengan selamat.
Hingga Minggu malam, pihak kepolisian belum membeberkan detail kronologi penemuan maupun identitas pelaku. Polisi menyatakan informasi lengkap akan diumumkan melalui konferensi pers pada awal pekan depan.
































