Makassar, Manyala.co – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan melaksanakan agenda Refleksi Kinerja 2025 di Aula Pancasila sebagai bagian dari evaluasi tahunan sekaligus konsolidasi peningkatan mutu layanan hukum. Acara ini dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada mitra strategis yang dinilai berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Kanwil sepanjang tahun 2025.
Tema kegiatan tahun ini, “Menghadirkan Layanan Hukum BerkePASTIan”, menekankan prinsip Profesional, Akuntabel, Sinergi, Transparan, dan Inovatif sebagai pijakan untuk memperkuat pelayanan publik. Prinsip tersebut menjadi kerangka kerja Kanwil Kemenkumham Sulsel dalam merespons kebutuhan masyarakat dan memastikan layanan hukum yang adaptif serta terukur.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, menyampaikan apresiasi kepada mitra-mitra yang dianggap memiliki peran penting dalam capaian strategis sepanjang tahun berjalan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan Kanwil tidak dapat dipisahkan dari dukungan lintas sektor.
“Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi sekaligus penguatan komitmen kemitraan. Tanpa dukungan para mitra, berbagai capaian strategis Kanwil Kemenkum Sulsel tidak akan berjalan optimal. Kami berharap sinergi ini terus tumbuh agar layanan hukum di Sulawesi Selatan semakin berkePASTIan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Penyerahan penghargaan dilakukan sebagai pengakuan terhadap instansi pemerintah, lembaga pendukung, dan pemangku kepentingan yang dinilai konsisten mendukung Kanwil dalam pencapaian target kerja. Meski tidak dirinci jumlah penerima atau kategori penghargaan, panitia menyebut seluruh penerima memiliki kontribusi signifikan dalam memperkuat pelayanan hukum dan keselarasan program.
Ketua panitia kegiatan sekaligus Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Demson Marihot, menyatakan bahwa kolaborasi menjadi faktor penentu dalam perluasan akses layanan hukum di wilayah Sulawesi Selatan. Ia menambahkan bahwa sinergi antarinstansi dibutuhkan agar layanan hukum dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata.
“Penghargaan diberikan kepada instansi dan stakeholder yang secara konsisten mendukung pencapaian target kinerja,” kata Demson. Ia menekankan bahwa kolaborasi yang kuat merupakan bagian penting dalam menghadirkan layanan hukum yang inklusif dan responsif.
Momentum refleksi ini juga menjadi forum bagi Kanwil untuk meninjau kembali efektivitas program layanan hukum selama 2025, termasuk evaluasi implementasi reformasi birokrasi, peningkatan akses masyarakat terhadap layanan administrasi, serta penguatan integritas dalam tata kelola internal.
Selain menjadi mekanisme evaluasi, kegiatan ini diharapkan memperkuat koordinasi Kanwil dengan mitra strategis untuk menghadapi tantangan tahun 2026, termasuk kebutuhan layanan hukum yang semakin kompleks akibat dinamika digitalisasi, mobilitas penduduk, dan penyesuaian regulasi.
Penyerahan penghargaan pada akhir kegiatan menegaskan komitmen Kanwil Kemenkum Sulsel untuk terus membangun ekosistem pelayanan hukum yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada kepentingan publik. Kanwil menegaskan bahwa penguatan kemitraan akan tetap menjadi fokus untuk meningkatkan integritas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
































