Manyala.co – Presiden Prabowo Subianto mengunjungi pengungsi bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis, memperkenalkan jajaran menterinya serta menegaskan komitmen pemerintah untuk bekerja dan mendampingi warga terdampak bencana.
Prabowo mendatangi Posko Pengungsi SD 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dalam rangka meninjau langsung kondisi warga terdampak bencana. Kunjungan tersebut dilakukan bersama sejumlah menteri, kepala lembaga, serta pejabat keamanan nasional. Presiden mengatakan kehadiran pemerintah bertujuan memberikan semangat dan memastikan negara hadir di tengah masyarakat yang terdampak.
“Kami datang, kami hanya ingin lihat, ingin beri semangat,” kata Prabowo kepada warga pengungsi. Ia menegaskan bahwa masyarakat Sumatera Barat tidak menghadapi situasi tersebut sendirian. “Ingin menyampaikan kalian tidak sendiri, kami akan bekerja untuk kalian semuanya,” ujarnya.
Dalam suasana yang berlangsung hangat dan interaktif, Prabowo kemudian memperkenalkan satu per satu pejabat yang mendampinginya kepada warga. Menteri pertama yang dikenalkan adalah Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, yang langsung disambut respons warga saat diminta menyebutkan namanya.
Presiden selanjutnya mengenalkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto. Prabowo menyebut Kepala BNPB dan jajarannya telah bekerja sejak hari pertama bencana terjadi di Sumatera Barat dan provinsi lain yang terdampak. “Dari hari pertama, sudah berapa puluh hari bekerja sama anak buahnya ya, selalu di lapangan,” kata Prabowo.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia juga dikenalkan kepada warga. Prabowo sempat bertanya asal daerah Bahlil, yang dijawab warga berasal dari Papua. Momen tersebut menambah suasana akrab antara presiden dan para pengungsi.
Selain itu, Prabowo memperkenalkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Presiden bahkan menjanjikan hadiah kepada warga yang dapat menyebutkan nama lengkap Kapolri. Salah seorang warga berhasil menjawab dengan benar, sehingga mendapat apresiasi langsung dari Prabowo.
Ketika memperkenalkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, perhatian Prabowo tertuju pada seorang siswa SMA yang mampu menyebutkan nama lengkap pejabat tersebut. Presiden sempat berdialog dengan siswa itu, yang mengaku bercita-cita menjadi tentara. “Oh mau jadi tentara? Pantesan hafal nama menteri pertahanan,” ujar Prabowo.
Prabowo juga mengenalkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Saat seorang warga keliru menyebut nama pejabat lain, Prabowo meluruskan bahwa Pratikno kini menjabat sebagai menteri koordinator. Suasana semakin cair ketika pertanyaan presiden justru dijawab oleh seorang wartawan. “Kok tahu? Siapa itu? Oh anda wartawan ya? Ah wartawan, dari pusat ya,” kata Prabowo sambil tertawa.
Selain jajaran kabinet, Prabowo memperkenalkan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin, anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade, serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Presiden sempat meluruskan pangkat Teddy yang disebut warga masih berpangkat mayor. “Salah. Sudah naik pangkat, letkol,” ujarnya.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peninjauan pemerintah pusat terhadap penanganan bencana di Sumatera Barat. Hingga Kamis sore, belum ada pernyataan resmi terkait evaluasi menyeluruh dampak bencana atau jadwal pemulihan lanjutan yang diumumkan kepada publik.
































