Relawan Temukan Kayu Bernomor di Lokasi Banjir Aceh

Kayu
Temuan kayu bernomor saat banjir di Aceh. (Dok. Detik.com)

Manyala.co – Seorang relawan bencana melaporan temuan kayu gelondongan bernomor di kawasan terdampak banjir bandang Aceh, menimbulkan pertanyaan mengenai asal-usul material kayu yang terseret arus.

Video temuan kayu berukuran besar itu pertama kali diunggah oleh Abah Zeans, pendiri Relawan Sehati Gerak Bersama yang berbasis di Sukabumi, Jawa Barat. Rekaman tersebut memperlihatkan sejumlah batang kayu raksasa berserakan di lokasi banjir, sebagian di antaranya bertuliskan angka merah mencolok. Video itu kemudian menjadi viral dan memicu perhatian publik terkait kemungkinan adanya aktivitas penebangan sebelum bencana terjadi.

Menurut laporan detikJabar pada Jumat (5/12/2025), banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Aceh menyisakan material kayu dalam jumlah besar. Material tersebut bukan hanya ranting dan pepohonan yang tumbang alami, tetapi juga potongan kayu gelondongan yang tampak telah melalui proses pemotongan. Kondisi ini menimbulkan dugaan bahwa sebagian material bukan berasal dari peristiwa longsor semata.

Abah Zeans mengonfirmasi bahwa dokumentasi yang beredar merupakan hasil asesmen lapangan yang dilakukan relawan di kawasan Simpang Tiga, Kabupaten Pidie Jaya. Ia menyebut area tersebut merupakan salah satu titik yang terdampak paling parah, dengan aliran banjir membawa berbagai material dari daerah hulu. “Batang kayu dengan nomor itu kami temukan di daerah Simpang Tiga, Pidie Jaya. Jumlahnya banyak,” ujarnya.

Relawan itu menambahkan bahwa beberapa kayu menunjukkan bekas potongan gergaji. Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa kayu tersebut tidak semata-mata pohon yang tumbang secara alami. Namun ia menekankan bahwa analisis lebih lanjut diperlukan untuk memastikan apakah material kayu itu berasal dari praktik penebangan legal, ilegal, atau sisa kegiatan kehutanan lainnya. Ia juga menegaskan belum mengetahui apakah kode merah bernomor tiga merupakan penanda baru atau penanda lama yang terbawa aliran air.

Hadiri Muktamar V Wahdah Islamiyah, Dirut PT PAL Ajak Ormas Islam Bangun Kekuatan Industri Nasional

Hingga Jumat malam, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah daerah Aceh, Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, maupun instansi kehutanan setempat mengenai asal-usul kayu bernomor tersebut. Informasi mengenai lokasi awal material kayu juga belum dipublikasikan. Pemerintah daerah sebelumnya melaporkan bahwa banjir bandang di beberapa kabupaten di Aceh dipicu oleh curah hujan ekstrem yang memicu luapan sungai serta longsoran material dari area perbukitan. Namun penyelidikan mengenai sumber kayu gelondongan masih berlangsung.

Temuan kayu dalam jumlah besar kerap menjadi indikator penting dalam analisis bencana hidrometeorologi. Dalam sejumlah kasus di Indonesia, material kayu hasil tebangan di wilayah hulu dapat memperparah dampak banjir bandang dengan menambah energi destruktif arus air. Namun dugaan semacam itu harus dipastikan melalui verifikasi lapangan dan penelusuran rantai asal-usul kayu (chain of custody).

Abah Zeans menyatakan bahwa fokusnya dan tim relawan saat ini adalah penanganan darurat, termasuk distribusi bantuan dan asesmen awal kerusakan. Ia belum menggali lebih jauh keterangan warga sekitar mengenai kayu bernomor itu karena prioritas utama tim adalah keselamatan dan penanganan korban. Penyidikan lebih lanjut mengenai asal material diperkirakan menjadi kewenangan pihak berwenang setelah fase tanggap darurat selesai.

Pemerintah daerah Aceh sebelumnya juga dihadapkan pada persoalan serupa dalam bencana banjir Sumatra pada awal tahun, ketika kayu gelondongan terbawa arus memicu investigasi soal potensi penebangan di kawasan hulu. Pemerhati lingkungan menilai pentingnya audit menyeluruh terhadap daerah tangkapan air untuk mencegah peristiwa serupa terulang. Namun hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai kemungkinan keterkaitan temuan di Aceh dengan kejadian sebelumnya.

Ribuan Kafilah Hadir, Appi Sebut MTQ VIII KORPRI Nasional Gerakkan Ekonomi Makassar

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Tim PKM PNUP Gelar Kegiatan Penerapan Teknologi di Kabupaten Sidrap

05

Menag Nasaruddin Umar Buka Secara Resmi Muktamar V Wahdah Islamiyah dan Kukuhkan 10.000 Guru Qur’an

06

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

07

LA TINRO LA TUNRUNG Dorong Terobosan Besar Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Pemantauan UU Tipikor

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement