Wamenlu RI Anis Matta Beri Pengarahan di Muktamar V Wahdah Islamiyah

Manyala — Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, (Wamenlu RI) Anis Matta, mengingatkan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan geopolitik yang semakin kompleks di tengah perubahan tatanan dunia.

Ia menyebut tantangan tersebut sebagai “gempa tektonik geopolitik” yang akan menguji kemampuan bangsa Indonesia dalam menjaga persatuan dan ketahanan nasional.

Hal itu disampaikan Anis Matta saat memberikan pengarahan pada Muktamar V Wahdah Islamiyah di Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Anis berharap Muktamar V Wahdah Islamiyah dapat melahirkan pemikiran dan rekomendasi yang memberi manfaat nyata bagi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kehadiran organisasi kemasyarakatan dalam kehidupan bangsa memiliki dua dimensi utama, yakni shina’atul mujtama’ atau membentuk masyarakat dan idaaratud daulah atau mengelola negara.

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

“Shina’atul mujtama’ lebih penting, karena pada dasarnya negara adalah organisasi yang dibentuk di mana masyarakat itu tumbuh,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sistem politik dan bentuk negara dapat mengalami perubahan, namun masyarakat, umat, dan bangsa akan terus ada. Karena itu, kekuatan masyarakat menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan sebuah negara.

Anis kemudian mengajak peserta melihat kembali perubahan besar dunia pada awal abad ke-20. Perang Dunia I pada 1914–1918 berujung pada runtuhnya sejumlah imperium. Revolusi Bolshevik pada 1917 turut mengubah Rusia secara fundamental, sementara pada 1924 kekhalifahan Turki Utsmani berakhir dan wilayahnya kemudian terfragmentasi ke dalam sejumlah negara bangsa.

Dalam konteks itu, Anis melihat Indonesia memiliki perjalanan sejarah yang berbeda. Jika sejumlah kawasan mengalami fragmentasi dari imperium besar menjadi negara-negara yang lebih kecil, Indonesia justru lahir melalui proses penyatuan berbagai kerajaan, daerah, suku, bahasa, dan kelompok masyarakat ke dalam satu Republik.

Karena itu, menurutnya, “menjadi Indonesia” merupakan pekerjaan besar yang harus terus dirawat dari generasi ke generasi.

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

Tantangan tersebut menjadi semakin berat di tengah perubahan geopolitik global. Anis menyebut peperangan yang terjadi saat ini memiliki sejumlah karakteristik, yakni bersifat hybrid dengan menggunakan berbagai instrumen mulai dari militer, ekonomi hingga politik; berlangsung berlarut-larut untuk menguras sumber daya lawan; berkembang secara regional; serta mengalami eskalasi secara bertahap.

Situasi itu, lanjutnya, pada akhirnya akan memberi dampak terhadap perekonomian dunia dan berpotensi menyeret banyak negara ke dalam krisis.

Di tengah kondisi tersebut, Anis mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kemasyarakatan Islam, untuk memikirkan bagaimana Indonesia tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga menjadi negeri yang memperoleh keberkahan di tengah konflik global.

“Bagaimana caranya menjadikan semua kebaikan ada di Indonesia di tengah konflik geopolitik,” ungkapnya.

Pesan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya peran ormas dalam membangun kekuatan masyarakat, memperkokoh persatuan, serta menjaga Indonesia agar tetap stabil di tengah perubahan besar tatanan dunia.

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Bantu Warga di Musim Kemarau, Pemkot Makassar Terus Salurkan Air Bersih untuk 26 Ribu KK di 9 Kecamatan

02

Wali Kota Makassar Sampaikan Aspirasi Pembangunan Makassar ke Komisi VII DPR RI

03

Wali Kota Makassar Munafri Paparkan Program Unggulan Kelurahan Gunung Sari untuk Penilaian Nasional 2026

04

Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, RSUD Daya Siapkan 24 Layanan Kompetensi

05

Pemkab Enrekang Siapkan Asuransi Gagal Panen untuk 1.500 Hektare Padi dan Jagung

06

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Dasco: Aspirasi Buruh Ditunaikan

07

Krisis Air Bersih Enrekang, Pemkab Kerahkan OPD Salurkan Air ke Warga

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Taklukkan Thailand Lewat Drama Adu Penalti

Rahmat Erwin Abdullah Ukir Sejarah di Asian Games 2026, Emas dan 2 Rekor Dunia

Pelatihan Deep Learning Digelar 2 Hari, Guru PJOK Tallo Siap Mulia­kan Pendidikan dan Cetak Atlet dari SD

Beasiswa Madinah: Bosowa Peduli Dukung Pendidikan 4 Mahasiswa Makassar di Arab Saudi

Tim Indonesia Resmi Dikukuhkan Hadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tingkatkan Keterampilan Pemain Usia Dini, UNM Gelar Pengabdian “Bentuk Latihan Teknik Dasar Sepakbola bagi Siswa SSB Persigowa”

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

Kolom

× Advertisement
× Advertisement