Manyala.co – Badan Pusat Statistik (BPS) memperbarui data Statistik Perkembangan Pariwisata Tahun 2025 pada awal Desember. Data tersebut memotret pergerakan wisatawan nusantara atau penduduk Indonesia yang melakukan perjalanan di dalam wilayah nasional secara sukarela, termasuk provinsi-provinsi tujuan utama perjalanan.
Secara nasional, jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada periode Januari–Oktober 2025 mencapai 997.905.719 perjalanan. Angka ini meningkat 18,89 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 839.386.584 perjalanan, berdasarkan rilis data BPS dan Kementerian Pariwisata.
Pulau Jawa masih mendominasi tujuan perjalanan wisata, disusul sejumlah provinsi di Sumatera, Sulawesi, dan Bali. Berikut rincian 10 provinsi tujuan utama wisatawan nusantara sepanjang Januari–Oktober 2025:
Jawa Timur
Jawa Timur menempati posisi teratas sebagai tujuan wisatawan nusantara terbanyak. Total perjalanan mencapai 181.018.613, meski mengalami penurunan tipis sebesar 0,58 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Jawa Barat
Jawa Barat berada di peringkat kedua dengan lonjakan signifikan. Jumlah perjalanan wisatawan nusantara mencapai 175.571.803 perjalanan atau meningkat 28,73 persen. Pada Oktober 2025, Jawa Barat bahkan menjadi provinsi paling banyak dikunjungi dengan 17.043.246 perjalanan.
Jawa Tengah
Jawa Tengah mencatat 122.706.724 perjalanan wisatawan nusantara. Angka ini sedikit menurun 0,57 persen, namun provinsi ini tetap menjadi salah satu tujuan utama wisata domestik.
DKI Jakarta
DKI Jakarta mencatat 81.360.744 perjalanan wisatawan nusantara, dengan pertumbuhan sebesar 16,46 persen sepanjang Januari–Oktober 2025.
Banten
Banten menunjukkan pertumbuhan kuat dengan 52.363.560 perjalanan wisatawan nusantara. Provinsi ini mencatat kenaikan sebesar 32,28 persen dibandingkan tahun lalu.
Sumatera Utara
Sumatera Utara mencatat 47.649.814 perjalanan wisatawan nusantara, meningkat tajam 35,56 persen, menjadikannya salah satu provinsi dengan pertumbuhan tertinggi di luar Jawa.
Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan membukukan 35.170.612 perjalanan wisatawan nusantara atau naik 17,38 persen, menandakan meningkatnya minat wisata domestik ke kawasan timur Indonesia.
Daerah Istimewa Yogyakarta
DIY mencatat 33.608.259 perjalanan wisatawan nusantara dengan pertumbuhan 7,03 persen, tetap menjadi destinasi favorit berbasis budaya dan sejarah.
Lampung
Lampung menorehkan pertumbuhan tertinggi di daftar sepuluh besar. Jumlah perjalanan mencapai 22.505.659 atau melonjak 52,99 persen sepanjang Januari–Oktober 2025.
Bali
Bali mencatat 22.038.090 perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 17,26 persen, menunjukkan pemulihan kuat pariwisata domestik di Pulau Dewata.
Data BPS menunjukkan tren pemulihan dan pertumbuhan mobilitas domestik sepanjang 2025, didorong oleh aktivitas wisata, kunjungan keluarga, serta pergerakan ekonomi antarwilayah. Hingga laporan ini disusun, belum ada revisi lanjutan atau koreksi resmi atas data tersebut.
































