Daftar Negara dengan Reputasi Kasar di Mata Wisatawan, Indonesia Justru Dikenal Ramah

Wisatawan
dok. GNFI

Manyala.co – Tidak semua perjalanan wisata berakhir indah sesuai harapan. Banyak turis menilai bahwa pengalaman perjalanan mereka bukan hanya ditentukan oleh keindahan destinasi, tetapi juga oleh interaksi dengan penduduk lokal. Mulai dari sikap yang dingin, pelayanan yang dianggap tidak ramah, hingga perilaku agresif di jalanan sering kali membentuk kesan berbeda bagi pelancong.

Situs farandwide.com pernah merangkum sejumlah negara yang kerap dilabeli kasar oleh wisatawan, baik karena pengalaman pribadi maupun sekadar persepsi. Daftar ini menunjukkan bahwa keramahan tidak selalu hadir di setiap sudut dunia, bahkan di destinasi populer sekalipun. Berikut rangkumannya:

  1. Prancis
    Banyak orang berkelakar tentang sikap warga Paris yang dinilai sinis, dan ternyata hal ini kerap dialami turis asing. Mereka mengaku diabaikan saat berbelanja, diremehkan karena tak bisa berbahasa Prancis, atau disambut tatapan dingin. “Jika turis lupa mengucapkan ‘bonjour’, kesalahan dianggap ada pada Anda,” begitu ungkapan yang sering muncul terkait pengalaman di sana.
  2. Rusia
    Di Rusia, senyum dari orang asing sangat jarang ditemui. Wisatawan mengeluhkan interaksi yang terasa menegangkan, seolah orang lokal selalu marah meski hanya ditanya arah. Nada bicara keras dianggap normal di sana, meski bagi pendatang terkesan agresif.
  3. Amerika Serikat
    Negeri Paman Sam memang menawarkan banyak hal menarik, tetapi keramahan warga tidak selalu terasa. Sejak tiba di bandara, turis bisa dibuat lelah dengan antrean panjang, petugas yang cemberut, hingga minimnya basa-basi. Di kota besar seperti New York, pelayanan cepat tetapi penuh ketidaksabaran, bahkan seakan orang baru mau melayani setelah diberi tip.
  4. India
    Kunjungan ke India identik dengan warna-warni dan energi semarak, namun banyak wisatawan kewalahan menghadapi calo yang mendesak, pertanyaan berulang, bahkan perilaku seperti diikuti atau dicengkeram. Bagi yang tidak terbiasa, suasana kacau ini bisa membuat perjalanan cepat melelahkan.
  5. China
    Kota besar seperti Beijing dan Shanghai dikenal sangat padat, dan di sana ruang pribadi hampir tidak ada. Memotong antrean, berbicara keras, atau bertingkah kasar dianggap biasa. Sebagian turis bisa memakluminya, namun banyak juga yang merasa sangat terganggu.
  6. Maroko
    Keindahan arsitektur dan kuliner Maroko memang memikat, tetapi berjalan di jalanan, terutama di Marrakesh, bisa menjadi pengalaman penuh tekanan. Wisatawan mengaku hampir tidak bisa berjalan satu blok tanpa diganggu pedagang. Penjual sering mengejar, memaksa membeli, bahkan meminta tip hanya karena berada di dekat mereka.
  7. Jerman
    Warga Jerman dikenal tegas, lugas, dan tidak suka basa-basi. Efisiensi ini sering diterjemahkan wisatawan sebagai sikap dingin. Jarang ada senyum, pelayanan terasa terburu-buru, bahkan kesalahan kecil seperti salah membuang sampah bisa langsung ditegur. Namun sebenarnya, sikap ini bukan karena dendam pribadi, melainkan budaya mereka yang menjunjung aturan.
  8. Mesir
    Negara dengan peninggalan sejarah menakjubkan ini tidak selalu menyajikan pengalaman menyenangkan. Turis kerap mengeluhkan permintaan tip tanpa henti, pemandu yang agresif, hingga pelecehan di kawasan wisata seperti Giza. Beberapa perempuan melaporkan merasa diobjektifikasi atau tidak aman. Meski monumen Mesir mengesankan, tekanan sosial bisa mengurangi rasa kagum itu.
  9. Korea Selatan
    Meski budaya Korea dikenal sangat menjunjung kesopanan, wisatawan kadang merasakan hal sebaliknya. Beberapa turis menyebut pelayan jarang melakukan kontak mata atau tidak menanggapi sapaan, sehingga kesannya dingin. Situasi ini membuat sebagian tamu merasa tidak disambut hangat.
  10. Inggris
    Orang Inggris sering dipuji karena tata kramanya, namun mereka juga terkenal tertutup. Di kota besar seperti London, turis yang berharap obrolan ringan justru merasa kecewa. Jika pun ada percakapan, sering kali berupa sarkasme khas Inggris. Kesopanan yang ditunjukkan bukan berarti kehangatan, dan banyak wisatawan menilai sikap tersebut membuat mereka merasa cepat ingin diabaikan.

Berbeda dengan negara-negara di atas, Indonesia justru tampil dengan reputasi positif di mata wisatawan. Survei InterNations tahun 2024 menempatkan Indonesia pada posisi kedua negara paling ramah di dunia. Warga Nusantara dikenal murah senyum, hangat, serta suka membantu, bahkan ketika terjadi kendala bahasa. Mengutip World Nomads, banyak pelancong asing merasa benar-benar disambut dengan tulus selama berada di tanah air.

Keramahan ini kerap dikaitkan dengan budaya gotong royong serta keberagaman masyarakat Indonesia yang terbiasa hidup berdampingan secara harmonis. Tak heran bila banyak wisatawan mengaku pengalaman di Indonesia berbanding terbalik dengan daftar negara yang kerap dilabeli kasar.

Mengenal Empat Jenis Pola Asuh Orang Tua dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement