Manyala.co – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau pengungsi banjir dan longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, pada malam pergantian tahun 2026, sekaligus menanyakan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi anak-anak terdampak bencana.
Kunjungan tersebut dilakukan Prabowo saat berada di Posko Pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Rabu (31/12/2025). Dalam kesempatan itu, Presiden berinteraksi langsung dengan anak-anak korban bencana dan menanyakan apakah mereka telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Anak-anak sudah dapat makan semua? Makan Bergizi tiap hari sudah belum? Yang sudah angkat tangan,” kata Prabowo saat berbincang dengan para pengungsi anak-anak di lokasi.
Dari dialog tersebut, Prabowo memperoleh informasi bahwa dapur penyedia makanan untuk program MBG di wilayah tersebut baru selesai dibangun. Presiden menanggapi dengan menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak-anak, terutama di tengah kondisi darurat akibat bencana.
“Oh baru selesai dapurnya? Sudah selesai dapurnya? Oke. Berarti sebentar lagi ya. Anak-anak harus makan yang baik supaya tumbuh sehat, kuat, pintar nanti bisa menjadi masa depan bangsa Indonesia yang hebat,” ujar Prabowo.
Selain menyoroti pelaksanaan MBG, Presiden juga menyampaikan bahwa seluruh program pemerintah dirancang untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi dan memperluas kesempatan kerja, terutama bagi masyarakat terdampak bencana.
Ketika Prabowo menyampaikan rencana penambahan lapangan kerja, para pengungsi yang hadir memberikan respons berupa tepuk tangan. Presiden kemudian menyampaikan permohonan maaf apabila program pemerintah, termasuk MBG, belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Kita ingin ekonomi kita bangkit, lapangan kerja kita tambah, kita ingin semua anak-anak kita bisa dapat Makan Bergizi, saya minta maaf kalau belum semuanya. Saya minta maaf kita akan bekerja lebih cepat lagi,” kata Prabowo.
Kunjungan ke Tapanuli Selatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian aktivitas Presiden dalam meninjau langsung dampak banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Pemerintah sebelumnya menyatakan fokus pada pemulihan infrastruktur dasar, pemenuhan kebutuhan pengungsi, serta percepatan bantuan sosial.
Hingga akhir Desember 2025, pemerintah belum merilis data terperinci mengenai jumlah anak terdampak di Tapanuli Selatan yang telah menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis. Informasi resmi terkait cakupan MBG di wilayah bencana tersebut masih menunggu pembaruan dari kementerian terkait.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan prioritas pemerintahan Prabowo Subianto yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini dirancang untuk menjangkau anak-anak sekolah dan kelompok rentan melalui penyediaan makanan bergizi secara rutin.
Dalam konteks bencana alam, implementasi program tersebut menghadapi tantangan logistik, termasuk kesiapan dapur umum dan distribusi bahan pangan. Pemerintah menyatakan akan mempercepat koordinasi lintas lembaga agar program bantuan, termasuk MBG, dapat berjalan lebih efektif di wilayah terdampak.
Hingga Rabu malam, belum ada keterangan resmi mengenai jadwal penuh operasional dapur MBG di seluruh lokasi pengungsian Tapanuli Selatan. Pemerintah menyatakan proses penyesuaian masih berlangsung seiring perbaikan akses dan infrastruktur pascabencana.
































