Survei Kompas: Mayoritas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Sengketa Pilkada Berlarut: Perlu Batasan Gugatan dan Profesionalisme Penyelenggara - Pilkada - Gambar 1626
Anggota Badan Pengawas Pemilu melaksanakan monitor proses cetak, sortir, dan pelipatan surat suara untuk pemungutan suara ulang Pilkada Kabupaten Tasikmalaya 2024 pada Rabu (9/4/2025).

Manyala.co – Survei Litbang Kompas menunjukkan mayoritas masyarakat Indonesia masih mendukung pemilihan kepala daerah secara langsung, dengan hanya 5,6 persen responden menyatakan setuju kepala daerah dipilih melalui DPRD.

Berdasarkan hasil survei yang dipublikasikan pada Januari 2026, sebanyak 77,3 persen responden menyatakan preferensi terhadap sistem pemilihan langsung oleh rakyat. Sementara itu, 15,2 persen responden menilai pemilihan langsung maupun melalui DPRD tidak memiliki perbedaan signifikan, dan 1,9 persen menyatakan tidak tahu atau tidak menjawab.

Survei tersebut dilakukan di tengah kembali menguatnya wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD yang dilontarkan sejumlah partai politik. Litbang Kompas mengajukan pertanyaan spesifik mengenai sistem pilkada yang dianggap paling sesuai diterapkan di Indonesia saat ini.

Selain preferensi sistem, responden juga diminta menjelaskan alasan di balik pilihan mereka. Sebanyak 46,2 persen responden menyebut aspek demokrasi dan partisipasi publik sebagai alasan utama mendukung pilkada langsung. Sebanyak 35,5 persen menilai sistem langsung lebih menjamin kualitas pemimpin, sementara 7 persen menyebut faktor transparansi sebagai pertimbangan utama.

Survei Litbang Kompas digelar pada 8–11 Desember 2025 dengan metode wawancara melalui telepon. Jumlah responden tercatat sebanyak 510 orang yang tersebar di 76 kota pada 38 provinsi di Indonesia. Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 4,24 persen.

Wakil Wali Kota Makassar Lepas Peserta Jalan Sehat Peringati International Day of the Midwife dan HUT IBI ke-75

Hasil survei Kompas tersebut sejalan dengan temuan lembaga survei lain. Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA dalam survei terpisah mencatat mayoritas publik juga menolak pemilihan kepala daerah melalui DPRD. Survei LSI menunjukkan 66,1 persen responden menyatakan kurang setuju hingga tidak setuju sama sekali terhadap usulan tersebut.

“Hasilnya, 66,1% menyatakan kurang setuju, tidak setuju atau tidak setuju sama sekali. Kemudian ada 28,6% menyatakan setuju atau sangat setuju. Kemudian 5,3% menyatakan tidak tahu, tidak jawab,” kata peneliti LSI Denny JA, Adrian Sopa, saat merilis hasil survei pada Rabu (7/1/2026).

Menurut Adrian, tingkat penolakan tersebut tergolong tinggi. Ia menyebut angka di atas 60 persen dalam opini publik menunjukkan dampak yang luas dan sistemik. “Jadi 66,1% adalah angka yang besar ya, publik tidak setuju Pilkada dipilih DPRD,” ujarnya.

Survei LSI dilakukan menggunakan metode multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.200 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka pada 10–19 Oktober 2025, dengan margin of error sebesar ±2,9 persen.

Di sisi politik, PDI Perjuangan hingga Minggu (11/1/2026) belum menyampaikan sikap resmi terkait wacana pilkada melalui DPRD. Pernyataan resmi partai dijadwalkan disampaikan pada penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas).

Kanwil Kemenkum DIY Segel Kantor Jelang Libur Lebaran

Kader muda PDI Perjuangan, Syaeful Mujab, mengatakan sikap resmi partai akan diumumkan pada penutupan Rakernas. Ia juga menyampaikan pandangan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang mempertanyakan arah demokrasi nasional.

“‘Kok demokrasi kita tuh kayak Senam Poco-Poco?’” kata Syaeful mengutip pernyataan Megawati. Menurutnya, Megawati menilai demokrasi seharusnya bergerak maju dan mengedepankan kedaulatan rakyat.

Hingga Minggu malam, belum ada keputusan politik resmi dari partai-partai besar terkait kelanjutan wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

02

Gelar Penelitian di Pesisir Singkawang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya Dorong Kolaborasi Blue Economy

03

Ancaman Perang Baru di Timur Tengah, Houthi Ultimatum Arab Saudi dan Siap Tutup Selat Bab al-Mandeb

04

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

05

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement