PSI: Revisi UU KPK 2019 Inisiatif DPR

KPK
PSI Bela Jokowi, Sebut Revisi UU KPK 2019 Inisiatif DPR.

Manyala.co – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membela Presiden ke-7 RI Joko Widodo terkait polemik revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) tahun 2019. PSI menegaskan perubahan regulasi tersebut merupakan inisiatif DPR, bukan pemerintah.

Direktur Reformasi Birokrasi PSI Ariyo Bimmo mengatakan secara konstitusional revisi UU KPK berasal dari DPR melalui mekanisme legislasi. “Fakta konstitusionalnya jelas. Revisi UU KPK tahun 2019 adalah inisiatif DPR, bukan inisiatif Presiden. Jangan dibalik-balik seolah itu sepenuhnya kehendak pemerintah,” ujar Ariyo, Jumat (20/2/2026).

Menurut dia, pengusul revisi UU KPK saat itu berasal dari Badan Legislasi DPR dengan lima partai pengusul, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Nasdem. Ia menilai tidak proporsional jika tanggung jawab politik sepenuhnya diarahkan kepada Presiden.

“Kalau dulu mengusulkan revisi, sekarang menyalahkan Jokowi karena dinamika UU KPK, publik berhak bertanya: konsistensinya di mana?” kata Ariyo.

Revisi UU KPK pada 2019 memicu gelombang protes mahasiswa dan masyarakat sipil di berbagai daerah. Perubahan tersebut antara lain mengatur pembentukan Dewan Pengawas, kewajiban izin penyadapan, serta status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara. Sejumlah kalangan menilai revisi itu melemahkan independensi lembaga antirasuah.

Cegah Sampah Berseliweran, Pemkot Makassar Atur Ulang Jadwal Pembuangan Sampah Warga

Ariyo menyatakan Presiden saat itu telah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) beserta Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang memuat catatan dan usulan perbaikan terhadap draf RUU yang disampaikan DPR. Namun, ia menekankan bahwa secara konstitusional, fungsi legislasi berada pada DPR.

Ia juga merujuk Pasal 20 ayat (5) UUD 1945 dan Pasal 73 ayat (2) UU Nomor 12 Tahun 2011 yang mengatur bahwa undang-undang tetap sah apabila telah disetujui bersama DPR dan Presiden, meskipun tidak ditandatangani dalam jangka waktu tertentu. “Secara tata negara, mekanismenya jelas. Jadi tidak tepat membangun narasi seolah-olah Presiden bisa secara sepihak membatalkan proses legislasi yang sudah disetujui bersama,” ujarnya.

Belakangan, Jokowi menyatakan dukungan agar UU KPK dievaluasi atau direvisi kembali. PSI menilai sikap tersebut sebagai bentuk keterbukaan terhadap perbaikan kebijakan.

“Kalau ada kebutuhan untuk memperkuat kembali KPK, PSI mendukung. Kalau perlu perbaikan UU KPK, mari dibahas secara terbuka. Tapi jangan memutarbalikkan fakta sejarah legislasi,” kata Ariyo.

Hingga Jumat sore, belum ada tanggapan resmi dari partai-partai yang disebut sebagai pengusul revisi pada 2019 terkait pernyataan PSI tersebut. Polemik revisi UU KPK kembali mencuat di tengah wacana penguatan agenda pemberantasan korupsi dan pembahasan RUU Perampasan Aset di DPR.

Soroti Penahanan Febrie Adriansyah, Bimantoro Tegaskan Semua Warga Negara Sama di Hadapan Hukum

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

60 Alumni Teknik Sipil Unhas Antusias Hadiri Site Visit Project WIKA Beton

02

Viral Video Syur Ibu Guru Salsa Jember, Berikut Klarifikasinya

03

Pilah Sampah Jadi Kunci Selamatkan Kota Makassar, Pakar Lingkungan Tegaskan Kewajiban Sesuai Amanat UU

04

Transformasi Haji Era Prabowo Berbuah Hasil, Kepuasan Jemaah 2026 Tertinggi Sepanjang Sejarah

05

BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 Persen, Masuk Kategori Sangat Memuaskan

Website Resmi Pemerintah Kota Makassar
HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
Manyala.co

Olahraga

Resmi! Spanyol Juara Piala Dunia 2026 Usai Bungkam Argentina, Ferran Torres Cetak Gol Bersejarah

Dramatis! Inggris Hancurkan Prancis 6-4, Bukayo Saka Hattrick dan The Three Lions Rebut Peringkat 3 Piala Dunia 2026

Final Ideal Piala Dunia 2026! Spanyol vs Argentina Jadi Duel Penentu Rekor Rivalitas Bersejarah

Argentina Bungkam Inggris 2-1, Tantang Spanyol di Final Piala Dunia 2026

Perang Nike vs Adidas di Semifinal Piala Dunia 2026: Adu Prestise Dua Raksasa Apparel Dunia

Spanyol Hajar Prancis 2-0, La Roja Lolos ke Final untuk Kedua Kalinya dalam Sejarah

Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026 Resmi: Prancis vs Spanyol dan Inggris vs Argentina, Catat Jam Tayangnya

Argentina Menggila di Extra Time, Singkirkan Swiss 3-1 dan Tantang Inggris di Semifinal

Bellingham Bawa Inggris Unggul 2-1 atas Norwegia di Perempat Final Piala Dunia 2026

Atlet Bulutangkis Putri Kecamatan Tallo Raih Juara I O2SN Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan

KKG PJOK Tallo Gelar Pelatihan Ekstrakurikuler Olahraga di Tingkat SD

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Kolom

× Advertisement
× Advertisement