Pemkab Enrekang Optimistis Jaga Stabilitas Keuangan Daerah

Enrekang
Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga.

Manyala.co – Pemerintah Kabupaten Enrekang tetap menunjukkan komitmen dalam menjaga tata kelola keuangan daerah, meskipun saat ini tengah menghadapi tantangan fiskal akibat keterbatasan anggaran dan penyesuaian dana transfer dari pemerintah pusat. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melanjutkan pembayaran utang daerah yang tercatat sejak tahun 2023 hingga 2024.

Pada tahun anggaran 2025, Pemkab Enrekang telah mengalokasikan dana sebesar Rp30,7 miliar untuk pembayaran utang. Realisasi pembayaran tersebut dilaksanakan pada Desember 2025, mencakup utang belanja modal kepada pihak ketiga sebesar Rp23,2 miliar lebih, iuran BPJS Kesehatan Rp6,8 miliar lebih, iuran BPJS Ketenagakerjaan Rp323 juta, serta honor Tenaga Ahli Keagamaan (TAK) sebesar Rp284 juta lebih.

Bupati Enrekang, H. Muh. Yusuf Ritangnga, menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berupaya menjalankan kewajiban keuangan secara bertanggung jawab. Menurutnya, langkah efisiensi dan pengelolaan anggaran yang cermat menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas fiskal daerah.

โ€œKondisi keuangan daerah memang membutuhkan penyesuaian, namun pemerintah tetap memiliki komitmen untuk menyelesaikan kewajiban yang ada secara bertahap dan terukur,โ€ ujar Yusuf Ritangnga.

Untuk tahun anggaran 2026, Pemkab Enrekang masih melakukan penyesuaian perencanaan keuangan. Meskipun dalam APBD Pokok belum terdapat alokasi khusus pembayaran utang, pemerintah daerah berencana mengupayakan skema pembayaran melalui APBD Perubahan, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan dan kondisi keuangan daerah.

Ribuan Warga Padati Lapangan Karebosi, Munafri Arifuddin Ajak Perkuat Persatuan di Hari Raya

Dengan terealisasinya pembayaran pada tahun 2025, saat ini Pemkab Enrekang masih memiliki utang jangka pendek sekitar Rp186,3 miliar. Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki kewajiban utang dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijadwalkan berakhir pada tahun 2028. Pemerintah optimistis, dengan pengelolaan fiskal yang berkelanjutan, kondisi keuangan daerah akan semakin membaik pada tahun 2029.

Berita Terbaru

Berita Terpopuler

01

Khamenei Gugur dalam Serangan Militer ASโ€“Israel di Teheran

02

Pererat Silaturahmi Alumni, IKA Teknik Sipil Unhas Gelar Halal Bi Halal 2026

03

Buka Puasa Penuh Inovasi! RT 08 Permata Hijau Lestari Resmi Luncurkan Gerakan Wanita Tani 08

04

Bareng Daeng Guard, Story Gym Makassar Bagikan 1.000 Paket Takjil Ramadhan ke Masyarakat

05

KKG PJOK Tallo Jajaki Kolaborasi Program dengan Pemerintah Kecamatan

HUT Kabupaten Enrekang Ke-66
PEMKOT MAKASSAR - MANYALA.CO
Manyala.co

Olahraga

KKG PJOK KEC.TALLO Kolaborasi Dengan Fobi Makassar dan KKG UJUNG TANAH SANGKARANG

KKG PJOK Tallo, Tamalate, Panakkukang Gelar Pelatihan Deep Learning

Erick Thohir Bantah Laporkan FAM ke FIFA

PSSI: Tak Ada Naturalisasi Baru di FIFA Series

Olahraga Saat Puasa Aman dengan Penyesuaian Intensitas

KNPI Makassar Bersama KKG PJOK Tallo Gelar Kompetisi Futsal dan Voli Pelajar

Indonesia Ajukan Diri Tuan Rumah Piala Asia 2031

Indonesia ke Final Piala Asia Futsal Usai Kalahkan Jepang

Indonesia Lolos Perempat Final Piala Asia Futsal 2026

Indonesia Juara Grup A Usai Imbang Lawan Irak

Alwi Farhan Lolos Final Indonesia Masters 2026

Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria, Solomon dan Saint Kitts di FIFA Series

Leo/Bagas Lolos Babak Kedua Indonesia Masters 2026

PSM Makassar Tambah Dua Pemain Asing Hadapi Putaran Kedua

Jonatan Christie Runner-up India Open 2026

PSM Makassar Hadirkan Bus Tim dan Rilis Jersey Khusus Suporter

Prabowo Realisasikan Bonus Atlet SEA Games 2025

Mental Juang PSM Makassar Diuji Jelang Laga Kontra Bali United

Malaysia Open 2026: Lima Wakil Indonesia Tampil di Babak 16 Besar

PSM Makassar Uji Pertahanan Hadapi Trisula Borneo FC

Kolom